» » » Merealisasikan Tol Laut Dibutuhkan Kapal Berkapasitas 3000 TEUs


Jakarta,eMaritim.Com,- Indonesian National Shipowner Association (INSA) menyatakan belum bisa mengimplementasikan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membangun tol laut.

Mengingat merealisasikan tol laut dibutuhkan kapal berkapasitas 3.000 TEUs.

Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto mengatakan, hal tersebut sulit karena tak didukung oleh infrastruktur yang memadai.

 "Tol laut 3.000 TEUs, tidak mungkin mana pelabuhannya? Kami siapkan 1.000-1.500 TEUs itu pun harus ada join slot dulu," kata dia di Jakarta, belum lama ini.

Minimnya barang angkutan saat balik karena tidak berkembangnya industri di wilayah timur Indonesia juga menjadi kendala. Menurut dia, pembangunan industri dan pelabuhan harus sama-sama berkembang untuk mewujudkan tol laut.

"Kami menunggu pembangunan industri timur dan pelabuhannya, harus beriringan. Kita nunggu saat ini," lanjutnya.

Tak sekadar itu, untuk mewujudkan tol laut perlu sejumlah insentif dari pemerintah  seperti pemangkasan biaya angkut di pelabuhan. Lantaran, biaya pengangkutan kontainer isi dan kosong hanya selisih tipis.

"Misal di pelabuhan, untuk kontainer kosong saja 75 persen dari biaya kontainer isi. Ini mesti ada pengurangan," tandas dia. (dbs/lasman simanjuntak)


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"

close
Banner iklan disini