» » » Penurunan Harga Minyak Bakal Dimanfaatkan ESDM Bangun Stok Cadangan

Jakarta, eMaritim.Com,-Rapat Koordinasi (Rakor) yang diadakan Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian hari ini disinyalir membahas penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Namun, hal tersebut dibantah oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

"Tidak, (BBM Subsidi belum turun). Tadi kita mengamati harga minyak yang mengalami penurunan. Pada waktunya akan diumumkan, tapi sekarang yang terpenting adalah bagaimana memanfaatkan kondisi harga yang turun," ujar Sudirman di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (15/1/2015).Seperti dikutip dari www.aktual.com.

Lebih lanjut dikatakan Sudirman, saat ini yang terpenting adalah memanfaatkan kondisi harga yang turun untuk membangun strategic riset. Hal itu ia katakan, karena sebelumnya Dewan Energi Nasional (DEN) merekomendasikan untuk membangun strategic riset.

"Nanti kita cari cara bagaimana memanfaatkan turunnya harga itu untuk membangun stok cadangan," kata dia.

Untuk diketahui, menurut anggota DEN, Sonny Keraf, ada tiga rekomendasi DEN kepada pemerintah. Pertama, pemerintah harus memanfaatkan penurunan harga minyak mentah dunia yang kini menyentuh USD45-50 per barel untuk membangun cadangan energi, seperti cadangan penyangga.

Kedua, pemerintah seharusnya memanfaatkan penurunan harga minyak untuk memperbaiki strategi penerapan harga BBM, gas dan energi secara keseluruhan dan transparan.

Ketiga, DEN mengusulkan agar subsidi BBM juga dialokasikan pada pembangunan energi baru terbarukan dan konversi energi (EBTKE).

"Karena selama ini pengembangan terkendala harganya yang jauh lebih mahal dan tidak produktif, sehingga orang tidak tertarik mengembangkan EBTKE," pungkas Sonny.(mardiansyah/sonny listyanto/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"

close
Banner iklan disini