» » » Dukung Proyek Tol Laut Merak- Bakauheni , PT.MMS Sedang Studi Awal Jalan Tol Pelabuhan Merak

Dukung Proyek Tol Laut Merak-Bakauheni : Presiden Direktur PT.Marga Mandalasakti (MMS)  Wiwiek D Santoso selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak mendukung penuh dari segi infrastruktur jalan tol untuk proyek tol laut Merak-Bakauheni yang diinstruksikan Presiden Jokowi baru-baru ini. (Foto : Pulo Lasman Simanjuntak/eMaritim.Com)

Jakarta,eMaritim.Com,-"Untuk mendukung proyek tol laut Merak- Bakauheni yang merupakan program kerja Presiden Jokowi khusus dukungan infratsruktur jalan tol, sebenarnya yang lebih dekat adalah kawasan Pelabuhan Laut Merak dari lima dermaga akan diperluas menjadi sepuluh dermaga," jawab Wiwiek D Santoso, Presiden Direktur PT.Marga Mandalasakti (MMS) selaku pengelola jalan tol Tangerang-Merak dalam wawancara khusus dengan wartawan eMaritim.Com mengenai instruksi Presiden Jokowi yang akan menjadi Pelabuhan Merak-Bakauheni sebagai bagian dari proyek tol laut di Jakarta, Kamis sore (16/4/2015).

Dikatakan lagi oleh Wiwiek D Santoso, untuk rencana perluasan dari lima dermaga menjadi sepuluh dermaga, pada Senin kemarin (13/4/2015) PT.MMS telah diundang Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan untuk berkoordinasi dengan kedua instansi pemerintah ini.

"Senin kemarin kami diundang untuk berkoordinasi dengan Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan, supaya ketika dermaga jadi,jalannya tidak terjadi bottle-neck.. Namun, ini masih kajian awal.Yang perlu kami ketahui sebenarnya tambahan dermaga di arah mana, supaya kami tidak salah," ujarnya.

Presiden Direktur PT.Marga Mandalasakti (MMS), Wiwiek D Santoso dalam wawancara khusus dengan wartawan eMaritim.Com usai diskusi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui percepatan penyelesaian jalan tol Trans Jawa dan aneka permasalahannya di Resto Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Kamis sore (16/4/2015) yang diselenggarakan Forum Wartawan PU (Forwapu) menjelaskan lagi  perluasan apa nanti "di-tol-kan"sampai hari ini belum 100 persen putus.

"Namun tahun ini ada dana APBN untuk meningkatkan  status jalan itu, tetapi memang idenya dari pintu gerbang tol MMS di Merak yang terletak di Desa Gerem harus sampai  atau langsung ke Pelabuhan Laut Merak. Apakah nanti lewat jalur ini, atau lewat jalur yang lain, ini semua masih studi awal," ucapnya.

Sementara itu menjawab pertanyaan wartawan eMaritim.Com sehubungan telah diresmikannya kawasan ekonomi khusus (KEK) Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, sebagai kawasan wisata internasional oleh Presiden Jokowi baru-baru ini, Wiwiek D Santoso  memang mengetahui soal pengembangan kawasan wisata Tanjung Lesung tersebut yang untuk menuju ke kawasan wisata ini dapat keluar di tol Serang.

"Kawasan wisata Tanjung Lesung memang ada rencana untuk membangun jalan tol Panimbangan di Kabupaten Pandeglang. Namun, untuk urusan ini 'kan Badan Pengelola Jalan Tol atau BPJT Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang harus bergerak, 'kan harus melalui tender dulu. Kami sih akan ikut saja ," katanya. (pulo lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini