» » » Agus Sahlan, Ketua DPC INSA Samarinda: Forum ini Dapat Pecahkan Masalah Maritim di Daerah

Agus Sahlan, Ketua DPC INSA Samarinda, Kalimantan Timur (Foto : Lasman Simanjuntak/eMaritim.Com)

Samarinda,eMaritim.Com, "Dengan forum ini kita bisa pecahkan masalah maritim di daerah termasuk di Samarinda Kalimantan Timur ini.Forum diskusi ini merupakan kesempatan yang baik untuk kita semua," ujar Agus Sahlan, Ketua DPC INSA Samarinda ketika memberikan sambutan singkat pada acara pembukaan diskusi dan buka puasa bersama "Menuju Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia" yang diselenggarakan oleh media online eMaritim.Com dan  Mice Organizer di Hotel Grand Sawit, Samarinda, Senin sore (29/6/2O15).Acara ini juga diisi dengan pemaparan visi dan misi Anto Perwata, Wakil Ketua DPP INSA bidang Offshore yang akan mencalonkan diri sebagai Calon Ketua Umum (Kandidat) DPP.INSA  periode tahun 2015- tahun 2019.

Dikatakan lagi oleh Agus Sahlan,Ketua DPC INSA Samarinda, bila para anggota INSA di Samarinda mempunyai permasalahan dapat disampaikan langsung dalam forum diskusi ini untuk dapat kita pecahkan bersama.

"Selama ini sudah terjadi komunikasi yang baik antara pengurus DPC dengan para anggotanya.Bahkan bila ada masalah dengan para anggota kami langsung tindak lanjuti di lapangan.Kalau perlu saya tindaklanjuti  dengan telepon  syahbandar, agar permasalahan segera selesai ,"ujarnya.

Diskusi Menuju Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia yang diselenggarakan oleh media online eMaritim.Com ini berlangsung seru, hangat, terbuka, dan saling mengkritisi dengan memberikan alternatif dan solusi

.Bahkan sebagian peserta yang merupakan pengusaha pelayaran  bidang angkutan laut (batu bara, cargo, dan offshore) ini banyak memberikan masukkan-masukkan yang positif kepada pemerintah termasuk di dalamnya soal regulasi, peraturan, dan perlindungan keamanan kepada pengusaha pelayaran di daerah.

" Sehingga kami tenang dan nyaman menjalankan usaha pelayaran di Samarinda ini," ujar Mahrudin, salah seorang pengurus DPC INSA Samarinda.

M.Hamzah dari PT.Barhind pada kesempatan diskusi Menuju Indonesia Sebagai Poros Maritim Dunia mengeluarkan uneg-uneg-nya soal pajak dan pungutan di sektor usaha pelayaran ini.

"Kita sebenarnya ingin tahu dan ingin menghitung berapa sebenarnya sih biaya-biaya yang harus dikeluarkan kapal di luar negeri.Di Singapura, misalnya, pajak apa saja yang dikenakan?," tanya.

"Di Muara Mahakam untuk pelabuhan ada konflik cukup besar yaitu ketidakjelasan pelaksana di pelabuhan antara PTB dan Pelindo carut marut.Pelabuhan tiga bersaudara atau PTB, tetapi yang pungut di Pelindo.Orang jadi malas investasi di pelabuhan.Perlu kepastian regulasi dari pemerintah,"pintanya.

Sementara itu Anto Perwata, Wakil Ketua DPP  INSA bidang Offshore yang sehari-harinya Director PT.Sumatera Wahana Perkasa ketika menjawab berbagai 'keluhan' anggota DPC INSA Samarinda mengemukakan  bahwa berdasarkan AD/ART Pengusaha Perusahaan Pelayaran Niaga Nasional atau Indonesian National Shipowners Association (INSA) 2011-2015 pada Mukaddimah mengatakan Indonesia adalah negara kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau yang membentang di antara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

"Ini merupakan 'Jalur Sutera' yang bisa dimanfaatkan para anggota INSA Samarinda untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia," katanya.

Selain itu, para anggota DPC INSA Samarinda, Kalimantan Timur dapat juga membaca AD/ART INSA pada Bab II , Pasal 2 (Status, Asas, dan Tujuan) yang berbunyi : "persatuan pengusaha pelayaran niaga nasional atau Indonesian Nationaal Shipowners Association (INSA) adalah organisasi yang independen."

SelanjutnyaBab II  Pasal 4 point kedua, meningkatkan usaha para anggotanya.Bab III fungsi dan tugas, pasal 5 fungsi INSA adalah organisasi non politik, berfungsi sebagai wadah yang mempersatukan, melindungi, dan memperjuangkan kepentingan para anggota untuk mencapai tujuannya.

Point kedua (2), INSA berfungsi sebagai sarana komunikasi dan kerjasama antara pengusaha perusahaan pelayaran niaga nasional Indonesia dengan pemerintah, organisasi-organisasi usaha, badan usaha, dan lembaga masyarakat.

"Sudahkah DPC INSA Samarinda, Kalimantan Timur berkomunikasi yang baik dengan DPP INSA di Jakarta . Komunikasi ini sangat penting dan yang menjadi prioritas pertama bila terjadi masalah dan keluhan anggota di daerah-daerah. Sedangkan media, termasuk media online, merupakan prioritas ketiga atau keempat," ujar Anto Perwata, Calon Ketua Umum (Kandidat) DPP INSA periode 2015-2019. (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini