» » » Capai Target 2015, SKK Migas Dorong Produksi Minyak di Banyu Urip

 Jakarta, eMaritim.Com,- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan pencapaian produksi minyak dan gas bumi belum mencapai target sampai semester I-2015.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan, perlu dilakukan peningkatan produksi lebih keras. Dalam hal ini, produksi Lapangan Banyu Urip menjadi tumpuan pencapaian produksi minyak bumi nasional hingga menjadi 205.000 barel per hari pada Desember 2015.

"Peningkatan produksi Lapangan Banyu Urip menjadi tumpuan pencapaian produksi minyak bumi nasional," ungkap Amien di Kantor SKK Migas, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, belum lama ini, seperti dikutip dari www.metrotvnews.com.

Pada Januari, rata-rata produksi lapangan ini diangka 40.179 barel per hari. Per Juni produksi berada diangka 83.534 barel per hari. Mulai Agustus produksi meningkat menjadi 149.000 barel per hari, dan terus meningkat hingga 205.000 barel per hari pada Desember 2015.

Adapun untuk mencapai realisasi tersebut, Amien menjelaskan akan berupaya memonitor semua fasilitas operasi di Lapangan Banyu Urip sehingga gangguan-gangguan tidak terjadi.

"Jadi kalau semua fasilitas beroperasi sesuai rencana, maka naiknya signifikan. Ini yang kami harus jaga, supaya realisasinya sesuai yang direncanakan. Tidak ada gangguan-gangguan di Banyu Urip," ujar dia.

Sementara itu, Amien mengatakan SKK Migas memberikan apresiasi kepada Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) yang berhasil mencapai target produksi yang telah ditetapkan dalam rencana kerja dan anggaran (work program and budget/WP&B).

"Realisasinya melebihi target WP&B yaitu Chevron, Total, Vico, dan ConnocoPhillips," tutup dia.(pulo lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini