» » » Menhub : Perhubungan Laut akan Operasikan 86 Kapal Perintis dan 74 Kapal Swasta untuk Angkutan Lebaran

Sebanyak 45 unit kapal untuk pemudik Lebaran 2015 yang akan menyeberang dari Merak, Banten, ke Bakauheni Lampung telah disiapkan ASDP Cabang Merak. (Foto : Jhonnie Castro/eMaritim.Com)

Jakarta,eMaritim.Com,-Pada masa angkutan Lebaran tahun 2015 ini akan terjadi mobilitas manusia dari dan menuju berbagai daerah dalam waktu yang bersamaan. Jumlah penumpang yang akan melakukan mudik dengan angkutan umum diperkirakan sebanyak 20 juta orang lebih atau meningkat 1,96% dari tahun sebelumnya. 

Demikian sambutan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan pada apel siaga pembukaan pos koordinasi (Posko) angkutan Lebaran 2015 di Jakarta, Kamis lalu (2/7/2015).

Demikian pula jumlah kendaraan pribadi diperkirakan meningkat menjadi 1,6 juta unit mobil pribadi atau naik 5,8% dan 2 juta lebih unit sepeda motor atau meningkat 7,77% dibanding tahun sebelumnya. 

Menurut Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dalam rangka mengantisipasi terjadinya peningkatan jumlah penumpang angkutan umum, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan sarana transportasi di semua moda.

 Untuk subsektor transportasi darat telah disiapkan 44.871 bus dan 187 kapal ro-ro, termasuk 3 kapal ro-ro berukuran besar (5000GT) yang dioperasikan pada lintas Merak-Bakauheni.

 Pada subsektor perkeretaapian dioperasikan sebanyak 340 rangkaian kereta yang siap melayani masyarakat. 

Sementara itu, di subsektor perhubungan laut, akan dioperasikan 86 kapal perintis dan 74 kapal swasta. 

Demikian pula di subsektor perhubungan udara akan dioperasikan sebanyak 450 pesawat dengan kapasitas hampir 300 ribu lebih seat perharinya untuk penerbangan domestik dan internasional. 

Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2015 diharapkan akan lebih lancar lagi, sejalan dengan dioperasikannya jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Pengoperasian jalan tol Cipali tersebut tentu saja akan mengurangi kepadatan di jalan arteri jalur pantura. Namun demikian, perlu diantisipasi kurangnya rambu jalan dan mengingat kondisi jalan sangat panjang dan lurus, sehingga berpotensi membuat lengah dan mengantuk pengendara.

Sebagaimana tahun sebelumnya, pemudik yang menggunakan sepeda motor tahun ini masih menjadi fokus kita semua. Diperkirakan mereka yang menggunakan sepeda motor sebanyak 2 juta lebih. Seperti diketahui, jumlah korban tertinggi kecelakaan di jalan raya selama ini adalah para pengguna sepeda motor.

" Untuk itu, saya minta semua pihak bekerjasama dalam upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya sambil terus mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan sepeda motor pada saat mudik. Saya berharap jumlah kecelakaan yang fatal di jalan raya pada tahun ini dapat berkurang," katanya.


Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan lagi untuk mengurangi pemudik yang menggunakan sepeda motor, Kementerian Perhubungan kembali menyelenggarakan program mudik gratis bagi pengendara sepeda motor yang ke 5 kali. Sejak dilakukan pendaftaran online dari tanggal 1 Juni 2015 sampai dengan 30 Juni 2015 dan sejak pendaftaran offline dari tanggal 15 Juni 2015 sampai dengan 1 Juli 2015 telah terdaftar sebanyak lebih dari 20.000 sepeda motor, terdiri atas angkutan truk sebanyak 3.100 unit sepeda motor, untuk angkutan kereta api sebanyak 9.000 unit sepeda motor dan untuk angkutan kapal laut sebanyak 10.000 unit sepeda motor.

Kegiatan mudik gratis bagi pesepeda motor yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan tahun ini dianggarkan oleh APBN sebesar 36 milyar Rupiah. Kegiatan mudik gratis ini telah disosialisasikan dengan gencar melalui berbagai media massa cetak dan elektronik serta media sosial Kemenhub151 sejak sebulan lalu.(pulo lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini