» » » Nilai Tukar Rupiah Terus Jatuh

Jakarta,eMaritim.Com,- Menteri Keuangan RI Bambang Brodjonegoro mengatakan ekspektasi penguatan FredRate di akhir tahun ini telah dijadikan bahan spekulasi di pasar uang.

"Akibatnya rupiah kita terus jatuh, namun ini hanya terhadap pada dolar AS saja, sedangkan nilai tukar (rupiah) terhadap dolar Australia atau punn dengan Euro justru menguat," ujarnyanya di Jakarta, kemarin, seperti dikutip dari KoranSindo, Selasa (28/7/2O15).

Menteri Keuangan Bambang mengakui kondisi rupiah saat ini memang dalam ketidakpastian dan penuh kewaspadaan.Apa yang terjadi saat ini adalah para investor di pasar valas menarik investasinya di sejumlah mata uang dan beralih ke dolar AS yang dianggap aman dan akan bakal memberikan nilai investasi lebih tinggi.

Terkait fenomena super dolar ini, Bambang mengatakan penerintahan telah melakukan berbagai kebijakan dengan harapan hal itu tidak memberatkan dunia usaha dalam negeri.Berbagai kementerian telah mengeluarkan beberapa kebijakan yang diharapkan dapat memberikan keseimbangan atas gangguan eksternal.

"Kemenkeu sudah melakukan kebijakan untuk menaikkan bea masuk impor dan juga menaikkan batas penghasilan tidak kena pajak (PTKP) untuk memberikan pertumbuhan positif pada industri walau rupiah terus tertekan," ujarnya.

Sementara itu Gubernur BI Agus DW Martowardojo menegaskan Bank Indonesia (BI) juga akan selalu berada di pasar untuk menjaga agar volatilitas nilai tukar rupiah masih dalam batas yang sehat dan kepercayaan masyarakat terjaga.

"Kami pesan selain kebijakan-kebijakan utama BI, kita juga meminta masyarakat untuk menjaga kedaulatan rupiah agar semua pembayaran transaksi di NKRI menggunakan rupiah.Ini akan membuat ekonomi kita lebih mempunyai stabilitas yang baik,"katanya.(lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"

close
Banner iklan disini