» » » Carmelita Hartoto Terpilih Jadi Ketua Umum DPP.INSA Periode 2015-2019

Carmelita Hartoto terpilih menjadi Ketua Umum DPP  INSA periode 2015-2019. Ini merupakan kali kedua bagi Carmelita untuk memimpin INSA setelah sebelumnya menjabat Ketua Umum DPP  periode 2011-2015.(Foto : Lasman Simanjuntak/eMaritim.Com)

Surabaya, eMaritim.Com,-INSA - Asosiasi Pengusaha Pelayaran Nasional atau Indonesian National Shipowners' Association (INSA) akhirnya memiliki Ketua Umum definitif untuk periode 2015-2019. Dalam Rapat Umum Anggota (RUA) ke XVI-Lanjutan yang digelar di Royal Ballroom Hotel J W Marriot, Surabaya pada hari ini (Jumat, 11/12), Carmelita Hartoto terpilih menjadi Ketua Umum INSA periode 2015-2019. Ini merupakan kali kedua bagi Carmelita untuk memimpin INSA setelah sebelumnya menjabat Ketua Umum periode 2011-2015.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan anggota INSA yang kembali memilih saya menjadi Ketua Umum. Ini merupakan tanggung jawab yang besar, sebab tantangan dunia pelayaran ke depan bukannya semakin mudah. Namun dengan dukungan dari seluruh pengusaha kapal dari pusat hingga ke daerah, dari pengusaha besar hingga pengusaha kecil, bersama kita akan mampu menghadapi tantangan ini,” ujar Carmelita setelah ditetapkan Pimpinan Sidang sebagai Ketua Umum terpilih.

Carmelita menyatakan, Indonesia yang memiliki potensi maritim yang sangat besar, dan tentunya menarik bagi siapa saja, termasuk pihak-pihak asing. Karenanya, kedudukan INSA di masa mendatang sangat strategis. Hal yang paling dekat adalah Masyarakat Ekonomi ASEAN yang menuntut pelaku usaha pelayaran untuk bersaing dengan dunia pelayaran Negara di kawasan Asia Tenggara. Karenanya, dalam periode 2015-2019, INSA harus terus menjadi saluran utama perjuangan dunia pelayaran nasional.


Carmelita Hartoto terpilih menjadi Ketua Umum DPP  INSA periode 2015-2019, dan langsung melakukan jumpa pers dengan para wartawan di Hotel JW.Marriot, Surabaya, Jawa Timur, Jumat malam, 11 Desember 2015 (Foto : Lasman Simanjuntak/eMaritim.Com)

Pertama, INSA harus berada di garda terdepan dalam mengawal pelaksanaan asas cabotage dan beyond cabotage secara kritis dan konsisten, serta mendorong pemerintah dan jajarannya untuk memperbesar porsi angkutan kapal berbendera Merah Putih di sektor muatan ekspor dan impor yang kini belum terlaksana dengan baik,” tegas Carmelita.

Kedua, INSA harus berada di garda terdepan dalam mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang pro kepada pemberdayaan industri pelayaran nasional, baik dari sisi kebijakan fiskal maupun perbankan.

“Kita melihat keinginan Presiden Joko Widodo untuk memajukan dunia maritime nasional. Menteri Perhubungan juga kita lihat memiliki keinginan kuat untuk menjadikan dunia pelayaran dapat bersaing dengan negara di kawasan. Karenanya, INSA akan menjadi mitra strategis sekaligus kritis terhadap pemerintah,” ujar Carmelita.

Dalam RUA ini juga dipilih formateur Pendamping untuk menemani Carmelita dalam menyusun kepengurusan INSA. Sebab, menurut AD-ART INSA, Ketua Umum terpilih harus didampingi formateur dalam menentukan susunan Dewan Pimpinan Pusat.

Sebagaimana diketahui, RUA XVI INSA yang digelar di Jakarta, Agustus lalu belum menghasilkan Ketua Umum, dikarenakan belum ada calon yang mencapai 50 persen suara plus satu dari 773 pemegang mandat yang hadir. Hal ini merupakan ketentuan dalam Tata Tertib RUA INSA. Karenanya, pemilihan harus dilanjutkan pada putaran kedua. Namun karena mayoritas peserta RUA telah pulang, maka pemilihan tidak dapat dilanjutkan. Oleh sebab itulah DPP INSA dan Panitia Penyelenggara mengadakan RUA INSA XVI Lanjutan.

Sejumlah pejabat serta ketua Asosiasi hadir dalam RUA XVI-Lanjutan ini. Tampak Ketua Umum KADIN Indonesia, Rosan P Roeslani; Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani, Direktur Utama PT Pelindo III, Djarwo Suryanto; Ketua KADIN Jawa Timur, La Nyala Mataliti, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesai (ALI), Zaldi Masita; Ketua Umum Aptrindo, Gemilang Tarigan. RUA XVI-Lanjutan dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Wahid Wahyudi yang secara resmi mewakili Gubernur Jawa Timur. Hadir juga mewakili Menteri Perhubungan, Kepala Otoritas Kantor Pelabuhan Tanjung Perak-Surabaya, Sugeng Wibowo.(**/press release/lasman simanjuntak)


eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini