» » » Dukung Tol Laut, Kemenhub Luncurkan Kapal Khusus Ternak

Jakarta,eMaritim.Com,-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali memesan kapal perintis untuk menunjang tol laut Jokowi. Sebelumnya, Kemenhub telah memesan 32 kapal perintis pada pada Agustus dan Oktober lalu, kini kementerian yang dipimpin Menteri Perhubungan Ignasius Jonan itu memesan 39 kapal senilai Rp 1,4 triliun

 
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Bobby M Mamahit mengatakan, pengadaan kapal perintis ini dilakukan dalam rangka mendukung program tol laut yang dicanangkan pemerintah, dalam rangka percepatan pertumbuhan ekonomi dan menjamin konektivitas antarpulau.

Pemesanan 39 kapal perintis itu tertuang dalam penandatangan kontrak pembangunan 39 kapal perintis dengan 17 perusahaan galangan kapal.

Kapal yang dipesan tersebut terdiri dari 1 unit kapal perintis tipe 2.000 GT, 20 unit kapal perintis tipe 1.200 GT, 4 kapal tipe 750 DWT dan 14 unit kapal rede. Menurut Bobby, ke 39 kapal perintis tersebut merupakan bagian dari rencana Kemenhub memesan 100 kapal perintis pada 2015-2017 mendatang.

Keseratus kapal itu terdiri dari kapal jenis 500 DWT sebanyak 2 unit, kapal tipe 200 DWT sebanyak 2 unit, tipe 2.000 GT sebanyak 25 unit, tipe 1.200 GT sebanyak 20 unit, tipe 750 DWT sebanyak 11 unit, tipe semi container 100 TEUS sebanyak 15 unit, kapal rede sebanyak 20 unit, dan kapal ternak sebanyak 5 unit.

Sementara itu, 32 kapal perintis yang sudah dipesan dan dalam pengerjaan terdiri dari 24 unit kapal tipe 2.000 GT, 6 unit kapal tipe 750 DWT, dan 2 unit kapal tipe 500 DWT.

Kemenhub juga telah menyiapkan kapal perintis 750 DWT khusus peng­angkut ternak.

”Yang lebih menarik lagi, kapal ternak pertama yang pernah dijalankan dan dibuat di Indonesia,” kata Menteri Perhubungan Ignasius Jonan saat mendampingi Presiden Jokowi meresmikan kapal khusus pengangkut tyernak di Desa Ujung Piring, Keca­mat­an Kamal, Madura, Jatim.

Kapal ini dapat membawa 500 sapi dengan melayani trayek Kupang-Bima-Tanjung Perak-Tanjung Emas-Bima-Kupang. Kementerian perhubungan sudah memesan 5 kapal khusus peng­angkut ternak, sebagai bagian dari armada tol laut.

Menteri Perhubungan, sebelumnya juga telah meresmikan KMP Mutiara Persada III sebagai kapal jalur tol laut perdana di Pelabuhan Panjang. Kapal ro-ro (roll on roll off) yang melayani trayek tetap pelayaran Pelabuhan Panjang-Tanjung Perak Surabaya itu, akan beroperasi setiap tiga hari satu kali perjalanan.

”Ini untuk mengurangi beban jalan raya, bahwa biaya logistik harus turun, salah satunya kalau diterjemahkan bisnis multi moda. Yakni menggunakan darat, Laut, udara, dan kereta api,” katanya. (lasman simanjuntak)

sumber berita dan foto : hu.suara karya (3desember 2015) 

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini