» » » Kemenhub Selesaikan Pembangunan Pelabuhan Baubau Senilai Rp 268 Miliar

Jakarta,eMaritim.Com,-Kementerian Perhubungan telah menyelesaikan pembangunan Pelabuhan Baubau yang terletak di Kota Bau-bau provinsi Sulawesi Tenggara.Pembangunan Pelabuhan Bau-bau dilaksanakan mulai tahun 2008 sampai 2015 dengan total investasi senilai Rp268 milliar yang berasal dari anggaran Kementerian Perhubungan.

Pembangunan pelabuhan ini memberikan manfaat salah satunya adalah sebagai prasarana kapal perintis di Kabupaten Buton yang menghubungkan dengan daerah sekitar.

Fasilitas pelabuhan yang dimiliki meliputi dermaga A 1000 meter persegi, dermaga B 500 meter persegi, dermaga penumpang seluas 160 x 12 meter persegi dan dermaga kontainer 180 x 15 meter persegi, dengan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas transportasi menggunakan kapal perintis di daerah tersebut.

Pelabuhan Bau-bau juga dapat disandari kapal dengan kapasitas sampai dengan 15000 GT, dengan adanya pelabuhan ini aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik di mana akan terjadi perpindahan penumpang secara berkelanjutan dari dan menuju Bau-bau. 

Dilihat dari fasilitas darat yang dimiliki pelabuhan antara lain terminal seluas 750 meter persegi, kantor pelabuhan seluas 1200 meter persegi, gudang seluas 900 meter persegi dan juga lapangan penumpukan 20.661 meter persegi, juga lapangan parkir yang luas dimungkinkan aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan dapat berjalan dengan baik sehingga dapat membantu terwujudnya kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.

Kementerian Perhubungan mempunyai fokus membangun sarana dan prasarana transportasi yang tidak hanya berpusat di Jawa (Jawa sentris) akan tetapi menyebar ke seluruh pelosok Indonesia (Indonesia sentris) seperti daerah perbatasan, daerah rawan bencana, daerah terpencil, terluar dan terdalam, seperti contohnya Pelabuhan Baubau.

Pembangunan dengan Indonesia sentris tersebut sesuai dengan Nawa Cita ketiga pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. (**/www.dephub.go.id/lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini