» » Pelindo IV Berencana Bangun Hotel Pariwisata di Bekas Lahan Pelabuhan Kendari

Kendari, eMaritim.com – GM PT Pelindo IV (Persero) Cabang Kendari usulkan membangun hotel pariwisata di lahan bekas Pelabuhan Kendari

General Manager Pelindo IV Cabang Pelabuhan Kendari, Abdul Aziz mengatakan rencana tersebut seiring akan dibangunnya Kendari New Port (KNP) di lokasi yang baru, imbas dari pembangunan Jembatan Bahteramas yang dibangun oleh pemerintah daerah setempat.

"Namun, rencana bangun hotel itu hanya usulan saya saja, melihat tingkat hunian dan lokasi yang cukup strategis dari pelabuhan yang eksisting saat ini. Apalagi, sayang jika KNP nanti jadi dan pelabuhan yang lama tidak digunakan lagi," terang Aziz.

Jika usulannya disetujui menurut dia, hotel pariwisata yang akan dibangun nanti merupakan hotel berbintang empat dengan berbagai fasilitas yang juga akan disediakan. Sejauh ini lanjutnya, sudah banyak investor yang berminat menanamkan modalnya untuk mewujudkan rencana tersebut.

Adapun, terkait progres pembangunan KNP yang bakal menyerap anggaran Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp635 miliar dan anggaran dari kas internal sebesar Rp300 miliar, Aziz mengatakan hingga saat ini pihaknya belum melakukan pembangunan fisik.

Proyek itu sendiri kata dia, hingga saat ini juga belum memasuki tahapan lelang karena masih terkendala di masalah amdal atau analisis mengenai dampak lingkungan yang belum juga rampung, sehingga belum ada anggaran yang terserap untuk pembangunan fisiknya.

Sebelumnya, Kepala Biro Perencanaan dan Strategi Perusahaan PT Pelindo IV, Kusmahadi Setya Jaya mengatakan tahun ini pihaknya akan mengembangkan delapan pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia (KTI), yaitu Pelabuhan Tarakan, Bitung, Ternate, Ambon, Merauke, Manokwari, Jayapura dan Sorong, serta membangun KNP dengan memanfaatkan kucuran anggaran PMN yang diperoleh tepat di akhir tahun lalu senilai total Rp2 triliun.

Kusmahadi mengatakan terkait rencana pembangunan KNP, pemerintah daerah setempat sudah mengeluarkan rekomendasi masterplan dan pihaknya juga sudah melakukan berbagai persiapan di antaranya, melakukan proses pengadaan tanah seluas 5 hingga 10 hektare.

"Ditargetkan, tahun ini dermaga lapangan petikemas harus sudah dibangun, sehingga tahun depan masuk pada proses pengadaan alat-alatnya, seperti container crane dan lain-lain," ujarnya.

Pihaknya berharap, secara keseluruhan Kendari New Port akan mulai difungsikan pada sekitar awal 2019 dengan total kapasitas dermaga petikemas yang akan tersedia sebanyak 300.000 TEUs. Di mana saat ini, kapasitas lapangan penumpukan petikemas yang tersedia di pelabuhan eksisting di Kota Kendari, yaitu hanya sekitar 100.000 TEUs dengan luas dermaga hanya 2,3 hektare. (PelindoIV / Rhp) (Sumber Foto: Ilustrasi Pelindo IV)

 

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini