» » » Syahbandar Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan Kapal di Pelabuhan Tanjung Priok



Kepala Syahbandar Utama Tanjung Priok Capt. Sahattua P.Simatupang, MM, M.H


Jakarta, eMaritim.com – Kejadian kebakaran yang menimpa Kapal MV Devine Succes semalam dalam penanganannya dinilai sigap dan sukses karena kejadian tersebut dapat membahayakan kapal-kapal disekitar pelabuhan Tanjung Priok apabila tidak cepat dalam pemadamannya. 

Peristiwa yang terjadi di dermaga 115 pelabuhan Tanjung Priok semalam, terjadi pukul 18:30 WIB, didalam kejadian tersebut beberapa petugas dan kesyahbandaran terlihat sigap dan langsung memadamkan api yang melahap kapal pengangkut semen tersebut.

Dalam hal ini, Kepala Syahbandar Utama Tanjung Priok Capt. Sahattua P.Simatupang, MM, M.H angkat bicara, bahwa kesuksesan dalam penanganan kapal terbakar semalam di Pelabuhan Tanjung Priok tak lain dan tak bukan karena keterlibatan semua stakeholder pelabuhan Tanjung Priok, awak kapal, manajemen perusahaan pelayaran dan kehadiran pimpinan (Menteri Perhubungan) serta kepemimpinan (Pihak Terkait sperti Syahbandar, Perusahaan Pelayaran, Damkar, dan Polisi).

Dirinya mengatakan untuk Program giat pemeriksaan dan penegakan hukum, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap pemenuhan aspek Kelaiklautan dan Keselamatan kapal, secara sertifikasi dan fisik statutory serta BAP Nakhoda, untuk mendukung Bahan informasi teknis pemeriksaan pihak berkepentingan lainnya (Asuransi, dan lain sebagainya).

Syahbandar juga akan melakukan tindak lanjut untuk kedepannya (setelah dari kejadian ini) bahwa best practices seperti kekompakan pihak terkait dalam sigapnya penanganan bencana kebakaran di pelabuhan Tanjung Priok semalam akan menjadi bagian dari inovasi dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran melalui integrasi sistem manajemen yang sudah ada di masing-masing terminal untuk disepakati bersama dan menjadi referensi semua stakeholder pelabuhan Tanjung Priok.

“Syahbandar juga melakukan sistem manajemen yang terdokumentasi untuk pelaksanaan fungsi pengawasan dan penegakan hukum kedepannya,” Ungkapnya melalui pesan What’s App kepada rekan media.


Media Tak Boleh Memasuki Area Kebakaran

Terkait wartawan yang tetahan tak boleh memasuki area kapal kebakar di Tanjung Priok semalam, Sahat mengatakan bahwa sistem ISPS di terminal bekerja dengan baik, sebab siapapun yang masuk Lini satu objek vital negara wajib memiliki ijin khusus.

Dirinya juga meminta kepada sejumlah media atau wartawan untuk menunggu sejumlah informasi berita yang akan diberikan oleh Humas Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok.

Sahat juga mengucapkan banyak terima kasih kepada awak media yang senantiasa menjadi andil dalam pengawasan kinerja Pelabuhan Tanjung Priok “wartawan telah turut serta menjadi stakeholder promoter yg menciptakan brand image Priok (pelabuhan Tanjung Priok-red) steril dan terkendali,” katanya. (Rhp)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"

close
Banner iklan disini