» » » Ribuan Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Belawan Ancam Mogok Kerja


Buruh Belawan Terhiimpun TKBM Melakukan Demo Aksi Damai di Belawan

Medan, eMaritim.com - Ribuan buruh atau Tenaga Kerja Bongkar Muat  (TKBM) pelabuhan Belawan lakukan aksi mogok kerja dan unjuk rasa damai, Tadi Jum’at (07/10/2016),  menyusul penangkapan  dan peggeladahan kantor  kantor Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (ABMI) Cabang Belawan, Medan terkait dwelling time. Mereka mengatakan, tidak ada hubungannya, kegiatan bogkar muat dengan dwelling time.

Ketua Umum DPP APBMI, Sodik Hardjono mengaku prihatin atas sikap kepolisian itu, sebab dugaan pemerasan yang disangkakan kepada Herbin selaku pengusaha bogkar muat yang juga pengurus APBMI tidak ada hubungannya dengan dwelling time. Sebab, yang dilakukan tersangka kepada pemilik barang adalah urusan bisnis (b to b) sehingga tidak perlu diperlakukan seperti maling atau pemeras.

Ketika ini diketahui dan  para buruh yang bekerja di pelabuhan itu protes, dinilai wajar. Bahkan para buruh TKBM itu berjanji akan melakukan aksi besar-besaran tanpa batas waktu yang tidak ditentukan sampai pihak  kepolisian menjelaskan kasus yang sebenarnya.

Koperasi TKBM Upaya Karya yang menaungi para buruh pelabuhan Belawan dalam suratnya Nomor  135/UPA/II.4/2016 yang telah melayangkan ke Kapolda Sumut dan Kapolres Pelabuhan Belawan pada 6 Oktber 2016 menyatakan protes keras atas penangkapan itu dan pernyataan Kapolda Sumut yang dinilai TKBM menyakitkan.

Surat  yang telah disampaikan Diskrimsus Polda Sumut  itu  menuntut Polda Sumut mencabut pernyataannya yang meyebutkan bahwa keberadaan  TKBM Pelabuhan Belawan tidak ada dan premanisme serta merupakan kedok belaka.

Terkait dengan pernyataan itu, Primkop TKBM  Upaya Karya Pelabuhan Belawan, merasa tersinggung dan seleuruh buruh Pelabuhan Belawan akan melakukan aksi damai  dan tidak melakukan kegiatan bongkar muat dari dan ke kapal  terhitung sejak surat protes itu dikirim sampai tuntutannya terpenuhi.

Surat protes Primkop TKBM Upaya Karya Pelabuhan belawan yang ditandatangani  Mafrizal sebagai Ketua, Sabam  P.Manalu (sekrearis)  menuntut, ( a) Agar Dirkrimsus Polda Sumut menarik pernyataannya, yang menyatakan keberadaan TKBM pelabuhan Belawan tidak ada dan premanisme serta merupakan kedok belaka, (b) mengutak atik KKB biaya bagian TKBM pelabuhan Belawan, (c) mengkriminalisasi TKBM Pelauhan Belawan, (d) meminta maaf secara resmi kepada  TKBM Pelabuhan Belawan. (Pno)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"

close
Banner iklan disini