» » » Kementrian Perhubungan Stop Pembelian Kapal

Jakarta, eMaritim.com


Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi mengatakan kemarin (1/11) bahwa kementrian perhubungan tidak akan membangun dan membeli kapal niaga untuk layanan antar pulau maupun perintis.
Sementara pembangunan kapal kapal navigasi,patroli dan yang betsifat khusus lain nya akan tetap dilakukan.

Ini bagaikan sebuah langkah yang memang dinanti nantikan oleh hampir seluruh pelaku industri maritim di negeri ini.
Sebagai gantinya, Kementrian Perhubungan akan memberikan sebuah kontrak berdurasi 5 tahun kepada BUMN dan Swasta yang berminat mengadakan kapal untuk melayani trayek tertentu.

Menurut Budi : "Kami tidak akan melakukan pembangunan kapal lagi, tetapi memberikan PSO kepada swasta ataupun BUMN.Silahkan mereka berinvestasi".

Langkah efisiensi ini disambut baik oleh dunia pelayaran. Ditempat terpisah Ketua DPP INSA Carmelita Hartoto mengatakan: " Dunia pelayaran saat ini sedang lesu, dimana sekitar 40% kapal tidak memiliki pekerjaan. Perubahan kebijakan ini akan mendorong iklim positif dunia pelayaran dan galangan kapal pun tidak akan sepi dari pesanan,hanya customer nya saja berbeda".

Dalam kesempatan sebelumnya Budi Karya mengeluhkan soal masih sepinya muatan balik dari beberapa kapal perintis. Langkah ini adalah tepat karena takdir dari pelayaran itu sendiri yang hanya tumbuh sehat jika ada industri(muatan) yang menopang nya (Ships follow the trade).

Kedepannya diharapkan kepada pemerintah agar lebih bisa membuka diri terhadap masukan dari pelaku bisnis dan pemakai aturan, semoga dengan kepemimpinan baru di Kementrian Perhubungan dunia pelayaran Indonesia bisa kembali bangkit.(janno)
P

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"

close
Banner iklan disini