» » » » Seminar Maritim Bulanan di STIP Sebagai Wadah Insan Maritim NKRI

Jakarta 24 Juli 2017, eMaritim.com

Seminar Maritim yang diselenggarakan di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran sore dan malam ini seperti sebuah arena berkumpulnya para Insan Maritim dalam suatu wadah yang sudah lama dinanti nantikan.


Seminar Maritim yang diselenggarakan tiap bulan ini menampilkan komposisi sangat unik. Pembicara adalah Organisasi Maritim, Penitia penyelenggara adalah media eMaritim dan STIP,  di tempat yang sangat ber aura maritim,  dengan peserta adalah organisasi profesi maritim,  LSM maritim, ikatan alumni sekolah maritim dan yang terakhir audience nya pun adalah para siswa,  perwira siswa, dan dosen sekolah maritim dengan dipandu oleh para nara sumber berbasiskan maritim yang kuat.


Pemakalah pertama dari rangkaian seminar maritim kali ini adalah Ikatan Nakhoda Niaga Indonesia dengan menampilkan pembicara Capt. MJ Sitepu yang telah berusia 80 tahun dan tetap sehat. INNI mengisi presentasi dengan juga menghadirkan Capt Syahwin Hamid, Capt. Nasdion Agus, dan Capt Asnar Sitompul.

Adapun peserta seminar yang datang adalah Ikatan Korps Perwira Pelayaran Niaga Indonesia (IKPPNI) ,  Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI),  Indonesian Female Mariner (IFMA), Forum Komunikasi Maritim Indonesia (Forkami), Yayasan Maritim 29, Indonesian Ship Owner Association (INSA), Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Corps Alumni Akpelni Semarang (CAA), Korps Alumni Pendidikan Perwira Pelayaran Besar (KAP3B), Corps Alumni Ami Stimar (CAASA), Ikatan Alumni Sekolah Pelayaran Djadayat (IKASDA), IKAB Seram Makassar, dan Corps Alumni Akademi Ilmu Pelayaran dan Ikatan Pelaut Buton.
Mereka semua adalah insan maritim yang telah memilih jalan hidup sebagai Perwira Pelayaran dan profesi maritim lainnya semenjak berusia belasan tahun.  Capt MJ Sitepu sendiri sudah menjadi Nakhoda ANT-1 semenjak tahun 1965.


Mengambil tema Peran SDM Maritim dalam mensukseskan Program Tol Laut dan Keselamatan Pelayaran, seminar mengedepankan bahwa dengan SDM Maritim yang handal maka menjadi penentu dalam suksesnya keselamatan pelayaran. SDM Maritim yang baik dapat membuat pelayaran menjadi efisien, ekonomis dan aman. Sehingga pemerintah sudah selayaknya lebih meningkatkan mutu ketimbang kuantitas pelaut.

Kebijakan selama ini yang menitik beratkan SDM Maritim sebagai komoditas penghasil devisa sudah tidak relevan lagi dengan dinamika yang terjadi. Karena terbukti di saat dunia pelayaran sedang lesu,  kemampuan SDM Maritim yang ada tidak bisa semua terserap oleh industri maritim. Meningkatkan kualitas bisa dilakukan dengan kurikulum yang lebih baik, adanya Kode Etik Profesi, dan yang paling mendasar adalah Peraturan setingkat undang undang untuk bidang maritim baik untuk SDM dan industri pelayaran yang mendukung.


Seminar ditutup dengan ditunjuknya Corps Alumni AMI Stimar (CAASA) menjadi penyelenggara berikut di bulan Agustus 2017, masih dengan tema seputar SDM.


Hasil Seminar Maritim bulanan ini akan dikemas dan diperbaiki untuk dijadikan bahan kuliah umum di sekolah sekolah pelayaran,  untuk selanjutnya akan melewati tajapan akhir sebelum dijadikan masukan buat pemerintah, ataupun diaplikasikan demi kemajuan dunia maritim NKRI.(ZAH)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"