» » » PELNI Kembali Buka Jalur Bantuan Logistik Laut untuk Gempa Sulawesi Tengah

Jakarta, eMaritim.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) kembali mendapat penugasan dari Kementerian Perhubungan menyelenggarakan angkutan bantuan kemanusiaan korban gempa Palu, Sigi, dan Donggala - Sulawesi Tengah dengan KM. Camara Nusantara 3, Senin (22/10). Kapal akan berangkat pukul 10.00 dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Warga Jabodetabek dan sekitarnya, BUMN, instansi pemerintah serta berbagai perkumpulan  dapat memanfaatkan KM. Camara Nusantara 3 mengirimkan bantuan dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Kapal akan memuat bantuan mulai Minggu (21/10) pukul 10.00 sampai Senin (22/10) pukul 07.00 di dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI (Persero) Ridwan Mandaliko mengatakan pengoperasian kembali KM. Camara Nusantara 3 dari Jakarta-Palu karena masih banyak warga, BUMN, dan instansi pemerintah ingin menyalurkan bantuan dari Jakarta  ke Palu.

"Khusus untuk KM. Camara Nusantara 3 bebas bea, sedangkan untuk kapal PELNI yang lainnya dari berbagai cabang dikenakan tarif normal," terang Ridwan.

Sebelumnya, kapal pengangkut bantaun kemanusiaan dari Jakarta  yang berangkat dari Pelabuhan  Tanjung Priok langsung ke Palu telah dilayani 2 kapal, yaitu KM. Camara Nusantara 3 dan KM. Camara Nusantara 1, semua bantuan telah tiba di Palu.

“KM Camara Nusantara 3 akan dioperasikan lagi ke Palu dari Tanjung Priok, Jakarta. Kapal akan berangkat pada Senin (22/10) jam 10.00 pagi," tambah  Ridwan.

Sejak tanggap darurat diberlakukan PELNI telah melayani 13 call atau kedatangan dengan 9  kapal selama masa tanggap darurat. Dari 9 kapal telah diangkut sebanyak 2.007 orang pengungsi, terdiri dari 390 orang tujuan Nunukan/Tarakan, 716 orang tujuan Balikpapan, dan 901 orang tujuan Makasar. Sedangkan barang bantuan yang diangkut dengan kapal PELNI mencapai 131.894 koli yang dikirim melalui 9  kantor cabang PELNI. Pengirim barang tercatat ada 84 pengirim bantuan terdiri BUMN, instansi pemerintah, Polri, TNI, LSM, berbagai komunitas, masyarakat, dan perorangan.

Sebagai informasi, KM. Camara Nusantara 3 dan KM. Camara Nusantara 1 adalah Kapal Khusus Angkutan Ternak serba guna yang dilayani oleh PELNI. Kapal ini memiliki kapasitas angkut ternak 500 ekor dan kapasitas ruang muat 150 ton. KM Camara Nusantara 3 dan KM. Camara Nusantara 1  sendiri memiliki pelabuhan pangkal di Kupang dan melayani trayek dari Kupang - Tanjung Priok – Cirebon – Kupang – Cirebon – Bengkulu – Cirebon – Kupang.

Ridwan melanjutkan penyediaan angkutan bantuan kemanusiaan  ini sebagai wujud "BUMN Hadir Untuk Negeri" dan kepedulian PELNI sebagai BUMN transportasi laut yang dapat mengantarkan bantuan kemanusiaan dalam kondisi darurat. Hal ini sesuai penugasan  dari Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan.

"Untuk pengiriman bantuan kemanusiaan bebas bea ini hanya berlaku dari Tanjung Priok-Palu dengan KM. Camara Nusantara 3 tanggal 22 Oktober 2018 saja. Di luar jalur tersebut pengiriman bantuan dengan kapal PELNI  tetap  bayar sesuai tarif normal," tegas Ridwan. 

Catatan;

Calon pengirim bantuan dapat mengirim surat ditujukan kepada Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut  melalui email : humas@pelni.co.id, Contact Center Pelni 162, juga melalui Kepala Cabang Tanjung Priok, Jakarta.

Untuk  mempermudah komunikasi pengiriman bantuan dapat menghubungi PIC Cabang Tanjung Priok dengan Syaiful Ghouzi 0812 8020 5737.

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini