KPLP : Korban Jiwa Kecelakaan Kapal Masih Sering Terjadi -->

Iklan Semua Halaman

KPLP : Korban Jiwa Kecelakaan Kapal Masih Sering Terjadi

26 November 2018


Ilustrasi

Jakarta, eMaritim.com – Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP)  Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan  akui,  kecelakaan kapal  yang berujung  korban jiwa masih sering terjadi.

Direktur  Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut, Junaidi  mengingatkan seluruh petugas  Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang ada di daerah atau Syahbandar, melaksanakan pembinaan dan pengawasan rutin dalam pemenuhan aspek keselamatan pelayaran

"Para petugas Syahbandar dapat lebih meningkatkan pengawasan dalam hal memastikan muatan kapal barang dan penumpang tidak berlebahan," kata Junaidi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Sub Direktorat Sarana dan Prasarana Direktorat KPLP, F. Zulistian,  pada  acara sosialiaasi keselamatan pelayaran di Sorong, Senin (26/11/2018)

Ditegaskan, para petugas wajib memastika tersedianya alat keselamatan di atas kapal. Terus  meningkatkan kepedulian penumpang terhadap aspek keselamatan penumpang sendiri dan menjadikan keselamatan pelayaran sebagai budaya.

Kegiatan sosialisasi itu juga diisi dengan pemberian bantuan 200 unit life jacket,  sertifikat kapal dan buku pelaut kepada operator kapal tradisonal di Pelabuhan Sorong, Papua Barat.

Junaidi dalam sambutan tertulisnya mengungkapkan, transportasi laut menjadi sarana utama untuk menghubungkan pulau yang satu ke pulau lainnya.

"Di samping pelayaran niaga yang menggunakan kapal berkapasitas besar, pelayaran rakyat juga merupakan moda transportasi yang menjadi andalan masyarakat di pulau-pulau sebagai sarana angkutan antara pulau," terang Junaidi.

Untuk itu, ungkapnya, diperlukan suatu upaya nyata baik dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub maupun dari UPT yang ada di daerah atau Syahbandar.

"Untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan rutin dalam pemenuhan aspek keselamatan pelayaran di antaranya melalui kegiatan pemeriksaan kelaiklautan kapal tradisonal" ujar Junaidi.

Junaidi menghimbau,  semua pihak, baik regulator, operator maupun penguna jasa agar selalu bersinergi mewujudkan keselamatan dan keamanan pelayaran dengan mematuhi aturan-aturan tentang keselamatan. (hp)