» » » Menteri Keuangan : Kita Curiga Banyak Perusahaan Pelayaran Asing Abaikan Kewajiban Bayar Pajak

Jakarta,eMaritim.Com,- Dominasi perusahaan pelayaran asing di Indonesia, membuat pemerintah curiga tidak terpenuhinya kewajiban perpajakan dari perusahaan tersebut.

 Pasalnya defisit di pelayaran cukup besar karena selama ini asinglah yang menguasai pelayaran dalam negeri.

"Bersama dengan INSA (Indonesia National Shipowners Association) kita ingin mengatasi besarnya defisit kita di sisi pelayaran. Artinya yang menguasai pelayan dalam negeri itu perusahaan asing,"

kata Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro di kantornya, Selasa (10/3/2015) seperti dikutip dari www.indohub.com.

Bambang menuturkan, setelah ditelusuri, ditemukan bahwa masalah pajak menjadi penyebab dominasi tersebut. Perusahaan pelayaran dalam negeri dikatakan terkena pajak, sementara perusahaan asing tidak kena pajak.

"Kita curiga banyak perusahaan asing mengabaikan kewajiban pajaknya," ucap dia.

Pihaknya menambahkan, ini merupakan kompetisi yang tidak adil. Untuk itu, pemerintah akan melakukan pengawasan ketat terhadap hal ini.

"Ini unfair competition. Sistem pajak yang netral artinya jangan sampai domestik dirugikan, yang pasti kita dan (Kementerian) erhubungan akan melakukan pengawasan ketat," imbuh dia.
(Juntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"

close
Banner iklan disini