» » » Blok Mahakam : Kesepakatan Pertamina-Total Segera Ditandatangani

Jakarta,eMaritim.Com,-Polemik berkepanjangan menyangkut pengelolaan Blok Mahakam yang kaya akan gas, segera diakhiri. Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, Inpex Corp, Total E & P Indonesie, dan PT Pertamina (Persero) diharapkan sudah bisa membuat kesepakatan transisi Blok Mahakam, yang terletak di wilayah Kalimantan Timur.

”Tentu, mulai minggu de-pan akan ditandatangani ‘Head of Agreement’ (HoA) yang merupakan payung dari proses transisi Blok Mahakam,” kata Sudirman Said, dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (8/4/2015) di Jakarta, seperti ditulis HU.Suara Karya.

Dengan dicapainya kesepakatan HoA yang berlanjut pada penandatanganan, akhir 2015 nanti, kedua pihak (operator lama dan baru) akan menyepakati tahapan transisinya.

”Kita berharap pada kurub dua tahun telah dapat diselesaikan sehingga pada Januari 2018, Pertamina siap untuk melaksanakan fungsi sebagai operator,” tambah Sudirman.

Berikutnya, kata Sudirman, pemerintah akan membuat satu kontrak yang isinya juga termasuk kontrak dengan perusahaan yang akan bermitra dengan Pertamina dalam pengelolaan Blok Mahakam.

Pemerintah juga mengatakan sumber daya manusia dari operator sebelumnya yang akan diserap seluruhnya oleh operator baru setelah proses pengalihan.

”Pemerintah mau, SDM yang telah ada selama ini tetap dipertahankan dalam lingkup kerja di Blok Mahakam. Pada dialog dengan keduanya, kami sudah menyampaikan aspirasi bahwa seluruh SDM yang bekerja di Total bakal diserap semua ke operator baru agar tidak ada interupsi,” tegasnya.
Bisa Bermitra

Menteri ESDM berharap pula, agar Pertamina dapat bermitra dengan operator Blok Mahakam saat ini, yaitu Total dan Inpex. ”Setelah itu, dengan melakukan kemitraan, Pertamina bisa memperoleh kesempaatan untuk mengelola blok Total di negara lain,” papar Sudirman..

Mantan Dirut Pindad selanjutnya, mengatakan Pertamina masuk dengan segera ke dalam Blok Mahakam, supaya bisa melakukan semua persiapan demi menjaga kestabilan produksi di blok itu.
”Perusahaan Pertamina harus masuk sesegera mungkin ke Blok Mahakam, sehingga Januari 2018 sudah siap menjadi operator baru,”imbuhnya. (lasman simanjuntak)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini