» » » RUA Lanjutan INSA di Surabaya akan Dihadiri Seluruh Anggota

Ketua Umum Indonesian National Shipowner's Association (INSA), Carmelita Hartoto

Jakarta,eMaritim.Com,-Indonesia National Shipowner Association (INSA) optimistis rapat umum anggota (RUA) lanjutan yang diselenggarakan padaJumat,  11 Desember 2015 di Surabaya akan dihadiri oleh seluruh atau sekitar 773 pemegang mandat yang sebelumnya turut berpartisipasi dalam RUA ke-16 yang berlangsung pada 20-21 Agustus 2015.

Dalam catatan INSA, hingga saat ini pemegang mandat yang telah melakukan konfirmasi kehadiran tercatat sekitar 540 pemegang mandat.

Ketua Umum DPP INSA periode 2011-2015 Carmelita Hartoto mengungkapkan, untuk RUA yang diselenggarakan di Ibu Kota Jawa Timur itu, undangan yang disebarkan oleh pihaknya sebatas peserta yang turut hadir di RUA ke-16 di Jakarta. Pasalnya, RUA di Surabaya bersifat lanjutan dari RUA sebelumnya.

“Semua sudah disampaikan, kami mengharap rekan-rekan INSA dapat hadir sehingga kepengurusan periode selanjutnya dapat segera terbentuk secara legitimate. Kami juga sudah menyampaikan surat undangan kepada seluruh peserta RUA lalu. Selain itu, INSA juga telah mengumumkan pelaksanaan RUA di berbagai media,” jelas Carmelita di Jakarta, Senin (7/12/2015).

Sementara itu, Sekretaris Umum DPP INSA periode 2011-2015 Budhi Halim menambahkan, INSA memang sudah mengirimkan undangan kepada 773 pemegang mandat di RUA sebelumnya. Akan tetapi, jumlah pemegang mandat yang sudah mengonfirmasi hadir kepada pihaknya baru tercatat sekira 540 pemegang mandat.

“Sementara beberapa undangan, ada yang kembali kepada kami karena perusahaan pemegang mandat yang sebelumnya berkantor di alamat yang dituju, ternyata sudah tidak ada lagi di situ. Akan tetapi, kami melakukan konfirmasi. Apabila di situsnya ada alamat baru, maka kami langsung kirimkan ke alamat yang baru,” ujar dia.

Dia menekankan, RUA lanjutan merupakan langkah organisasi yang sesuai konstitusi. Menurut dia, RUA ke-16 yang digelar di Jakarta pada Agustus lalu belum selesai memilih ketum INSA 2015-2019. Hal itu terjadi karena tidak ada calon ketum yang memperoleh suara 50% plus satu.

“Dengan begitu, sesuai Tata Tertib RUA, pemilihan harus dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Namun, karena saat itu sudah banyak peserta yang pulang, maka pemilihan tidak bisa dilanjutkan,” paparnya.
Budhi melanjutkan, pelaksanaan RUA ini juga untuk memenuhi harapan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai pembina INSA agar konflik di tubuh INSA dapat tuntas pada akhir 2015.

“Dengan pelaksanaan RUA lanjutan ini, maka akan didapat ketua umum dan formatur pendamping yang akan menyusun kepengurusan INSA 2015-2019 yang sesuai konstitusi untuk menjadi mitra strategis bagi pemerintah dalam mengembangkan sektor perhubungan laut,” jelas Budhi.(*/pulo lasman simanjuntak)


sumber berita : beritasatu.com/foto : antara

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini