» » » Rusak Mesin, Kapal Pelni Tabrak Kapal Milik TNI AD Kodam XVI Pattimura

Kondisi Kapal Pelni Tabrak Kapal Milik TNI AD Kodam XVI Pattimura | Istimewa
Maluku, eMaritim.com – Kembali terjadi kecelakaan kapal di Indonesia Timur, kali ini antara kapal milik Pelni KM. Sabuk Nusantara 33 yang hendak bersandar di lokasi pelabuhan Slamet Riyadi akhirnya menabrak kapal KMC Tomplez 41 milik TNI AD kompi Air Bekangdam Kodam XVI/Pattimura, Jumat, (13/10/2017).

Bermula saat kapal milik Pelni KM. Sabuk Nusantara 33 yang ingin bersandar mengalami rusak mesin sehingga kapal tak dapat dikendalikan untuk menghindari kapal milik TNI AD Kodam XVI Patimura.

Menurut informasi yang dikutip portal berita Intimnews dari sumber anggota Polres Ambon yang enggan namanya disebutkan itu, mengatakan peristiwa kecelakan laut yang terjadi di lokasi pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, Jumat (13/10/2017) sekira pukul 14.30 WIT ini, menurut keterangan dari saksi Deri (31 tahun), Kapten kapal Sabuk Nusantara 33 milik PT Pelni tersebut, mengatakan kejadian tabrakan kapal KMC Tomplez 41 milik TNI AD kompi Air Bekangdam Kodam Patimura, berawal ketika kapal KM Sabuk Nusantara 33 yang titik koordinatnya berada dengan jarak kurang lebih 100 meter dari dermaga 3 pelabuhan Slamet Riyadi Ambon, yang akan melakukan olah gerak menuju pelabuhan Yos Sudarso Ambon untuk melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM), dan Air Tawar.

” Pada saat itu mesin Kapal Dalam Keadaan hidup, dan telah dilakukan Hibob jangkar (tarik Jangkar). Setelah akan Melakukan olah gerak, dimana mapal tersebut sedang mengalami kerusakan pada Handel Elektrik (Penggerak maju dan mundurnya Kapal dengan sistim otomatis) yang tidak sinkron dengan panel bagian mesin, akhirnya Kapten kapal melakukan olah gerak Dengan menggunakan sistem Handel manual (Penggerak maju mundurnya kapal dengan sistem manual) oleh Agustira (62 tahun) KKM (Kepala Kamar Mesin) KM Sabuk Nusantara 33 di kamar Mesin, sesuai permintaan maju dan mundurnya Kapal dari sang kapten dengan cara komunikasi melalui HT,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, disaat kapten kapal melakukan permintaan majunya Kapal yang pertama oleh KKM KM Sabuk Nusantara 33 melalui HT, kapal terlihat mundur dengan kecepatan yang kurang maksimal karena masih menghidupkan 1 mesin, dan sang Kapten pun meminta KKM untuk segera mematikan mesin namun pada saat mesin kapal mati, kapal tersebut masih tetap terlihat mundur.

” Selang waktu 5 menit kemudian, Kapten kembali meminta KKM menghidupkan 2 mesin dan melakukan permintaan majunya kapal yang kedua kalinya melalui komunikasi HT, namun Kapal juga masih terlihat mundur dengan kecepatan penuh, saat itu pula kapten meminta KKM untuk segera mematikan mesin kapal, namun tidak dapat terhindar Kapal KM Sabuk Nusantara 33 langsung menabrak dengan bagian belakang Kapal tepat pada bagian haluan kiri depan Kapal KMC Tomplez 41 Milik TNI AD Kompi Air Bekangdam Kodam XVI/Pattimura yang sedang berlabuh dengan jarak kurang lebih 50 meter dari Dermaga 3 Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon,” ucap sumber.

Sumber menambahkan, selain itu menurut informasi yang disampaikan oleh Agustira, Kepala Kamar Mesin KM Sabuk Nusantara 33 kepada Anggota Polres, Agustira menuturkan pada saat yang bersamaan Kapten yang berada di ruang Nakoda melakukan komunikasi dengan dirinya, namun pada saat itu dirinya yang berada di kamar mesin tidak memegang HT dan tidak mendengar jelas permintaan dari kep untuk memajukan atau memundurkan Kapal karena Suara mesin yang cukup keras.

” Dan saat Kapten Kapal melakukan permintaan pertama dan kedua kalinya, saya dengar melalui HT yang dipegang oleh salah satu ABK kapal yang berada di depan pintu Ruang kamar Mesin, permintaaan Kapten agar memundurkan Kapal. Selanjutnya saat Kapal mundur telah terjadi tabrakan pada Kapal KMC Tomplez 41 milik TNI AD Kompi Air Bekangdam Kodam XVI/ Pattimura,” tandas sumber

Dikatakannya, setelah terjadinya tabrakan ke Kapal KMC Tomplez 41 Milik TNI AD Kompi Air Bekangdam Kodam XVI/Pattimura, Kapal KM. Sabuk Nusantara 33 langsung didorong Dengan menggunakan Kapal Takbot Herling III menuju Pelabuhan Yos Suadarso Ambon.

Selain itu Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura Kolonel Armed (ARM) Sarkistan Sihaloho yang dikonfirmasi Intim News, melalui ponsel seluler (HP), Jumat (13/10/2017) terkait dengan peristiwa tabrakan Kapal KMC Tomplez 41 milik TNI AD Kompi Air Bekangdam Kodam XVI/Pattimura mengatakan untuk penyelesaian kasus tabrakan kapal yang dilakukan oleb KM Sabuk Nusantara 33 milik PT Pelni tersebut telah diselesaikan secara damai oleh pihak PT Pelni Ambon dengan Komandan Kompi Air Bekangdam Kodam XVI/Pattimura Kapten Parno.

” Kasus tabrakan Kapal KMC Tomplez 41 milik TNI AD Kompi Air Bekangdam Kodam XVI/Pattimura yang rusak ditabrak Kapal KM Sabuk Nusantara 33 milik PT Pelni telah diseleaikan oleh pihak PT Pelni dengan Komandan Kompi Air Bekangdam Kodam XVI/Pattimura Kapten Parno yang mana dalam penyelesaian tersebut PT Pelni juga telag bersedia untuk melakukan ganti rugi kapal milik Bekangdam Kodam XVI/Pattimura,” ungkap Perwira Menengah Pendam XVI/Pattimura berpangkat Kolonel itu. (*)









Sumber: Indonesia Timur News

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
World Maritime Day 2017: "Connecting Ships, Ports and People"

close
Banner iklan disini