» » PHM Memulai Pengeboran Offshore Dengan Jack Up Rig Tasha

Surabaya 5 May 2018


Pertamina Hulu Mahakam (PHM) memulai geliat kegiatan lepas pantainya lagi. Pada tanggal 26 April 2018 lalu, Jack Up Rig Tasha milik Apexindo Pratama mulai di towing keluar dari area POSB Tanjung Batu di Teluk Balikpapan ke area bernama South Mahakam Block di luar Balikpapan.

Hal ini menandai dimulainya eksploitasi ladang sumur di daerah kaya minyak dan gas itu dibawah bendera PHM, setelah sebelumnya ladang minyak raksasa Delta Mahakam dikuasai oleh perusahaan pengeboran Perancis ( TOTAL E&P Indonesie) dari tahun 1967 -  2017.

Komposisi di hari bersejarah itu hampir saja serba merah putih, dimana Rig nya dimiliki oleh perusahaan Indonesia Apexindo Pratama, Kapal AHTS yang menarik juga milik Pertamina Trans Kontinental ( Transko Andalas, Transko Celebes dan Transko Balihe), hanya perusahaan konsultan Rig Mover nya saja yang berasal dari Inggris,  walaupun tenaga Rig Movernya putra Indonesia.

Perjalanan pendek Rig tersebut akhirnya sampai di final position setelah melewati banyak tahapan yang memerlukan presisi sangat tinggi pada tanggal 4 May 2018.

Ini adalah Jack Up Rig pertama setelah sekian lama daerah tersebut lesu kegiatan karena diterpa krisis harga minyak dan juga masa peralihan dari Total E&P Indonesie ke PHM.

Sebelum anjloknya harga minyak, di  delta Mahakam bekerja lebih dari 17 rig,  dimana Total pernah mempekerjakan 13 unit rig, Chevron 3 unit serta VICO 1 unit. Dimasa krisis tahun 2015-2016 jumlah Rig di daerah itu hanya 1 buah saja.(zah)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini