» » » Crew Boat Pan Marine 11, Dewa Penolong Penumpang KMP Gerbang Samudra Yang Terbakar.

eMaritim.com, 3 Desember 2018

KMP Gerbang Samudra 1

Kejadian terbakarnya KM Gerbang Samudra 1 di Perairan Karang Jamuang Surabaya seakan menjadi catatan buruk dunia pelayaran Indonesia yang tidak pernah putus dari tahun ketahun. Walaupun 127 orang berhasil diselamatkan dalam tempo yang singkat oleh sebuah crew boat bernama Pan Marine 11 milik perusahaan Pan Maritime Wira Pawitra (PNWP), tapi masih ada Nakhoda dan 2 orang Kadet/ Taruna pelajar dari Sekolah Pelayaran yang masih belum ditemukan pada saat kejadian.

Cerita akan sangat berbeda jika tidak ada kapal Pan Marine 11 di sekitar lokasi yang memberikan pertolongan.

Menurut kronologis yang eMaritim dapatkan dari ABK Kapal Pan Marine 11, pada hari Minggu pagi jam 00.20 kapal Pan Marine 11 kembali dari FSO Aberkah yang dioperasikan Pertamina Hulu Energy West Madura Offshore (PHE WMO) menuju area bernama MOFU (Mobile Offshore Floating Unit), Mualim jaga melihat parachute signal di udara pada jam 00.30, yang kembali berulang pada jam 00.33.

Atas hal tersebut Mualim jaga Kapal Pan Marine 11 bernama Muhammad Darwis (Mualim 1) melaporkan ke stasiun radio di FSO Aberkah, dan mengarahkan kapalnya kearah datangnya parachute signal yang diperkirakan berjarak sekitar 2 mil, sambil membangunkan nakhoda yang sedang beristirahat.
Evakuasi penumpang dari KMP Gerbang Samudra 1

Pada jam 00.40 Kapal Pan Marine 11 sudah tiba di lokasi terbakarnya KM Gerbang Samudra 1. Selanjutnya pada jam 00.41 Pan Marine 11 melakukan maneuver kearah buritan KM Gerbang Samudra 1, karena disana terlihat banyak orang berkumpul dan segera melakukan evakuasi sementara api terlihat di deck kapal bagian depan. Dalam tempo 1 jam 24 menit (jam 02.05) semua penumpang sudah berhasil di evakuasi keatas deck Pan Marine 11 dengan mengenakan Life Jacket.

Atas laporan ABK bahwa masih ada 6 orang tertinggal, kapal Pan Marine 11 melakukan penyisiran sekeliling kapal dan menemukan 3 orang di laut yang masih hidup dan dilakukan evakuasi. Sementara 3 orang lainnya tidak ditemukan di air dan di perkirakan masih ada diatas kapal pada saat itu.
Evakuasi penumpang ke KMP Kumala

Kapal masih tetap melakukan penyisiran sampai menerima perintah dari Radio Operator FSO Aberkah bahwa akan ada kapal besar yang datang ke lokasi, selanjutnya dilakukan transfer penumpang keatas KMP Kumala yang akan membawa penumpang ke Surabaya.

Kapal Pan Marine 11, tetap menjaga di lokasi karena dikhawatirkan KM Gerbang Samudra hanyut kearah platform milik PHE WMO sambil menunggu bantuan dari kapal yang bisa menarik kapal nahas tersebut.
Crew Boat Pan Marine 11

Beberapa media melaporkan bahwa 127 orang penumpang diselamatkan oleh petugas Basarnas tanpa menyebut siapa kapal penolong sebenarnya. Negara berhutang kepada good seamanship dari ABK kapal Pan Marine 11 yang secepat kilat datang ke lokasi dengan kecepatan kapal sampai 30 knots.

Dalam ilmu kecakapan pelaut yang baik, kapal diperbolahkan membelokkan haluannya dari tempat tujuan atau lokasinya dalam rangka penyelamatan jiwa dilaut, tanpa meminta ijin dari siapapun walau biasanya mereka memberi tahu pihak pemilik atau penyewa dalam hal ini. Sesuatu yang sangat baik sudah dicontohkan oleh ABK kapal Pan Marine 11 dan patut mendapatkan apresiasi dari semua pihak.(zah)

eMaritim.Com
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
Comments
0 Comments
close
Banner iklan disini