Lilin Tua Sambangi STIMAR AMI, Bahas Terobosan Pendidikan Maritim dan Tantangan Green Shipping

Iklan Semua Halaman

Lilin Tua Sambangi STIMAR AMI, Bahas Terobosan Pendidikan Maritim dan Tantangan Green Shipping

Ananta Gultom
11 September 2026


JAKARTA, eMaritim.com — Pegiat media sosial sekaligus pendidik di bidang permesinan kapal yang dikenal luas dengan nama Bas Suparwo “Lilin Tua” menyambangi Sekolah Tinggi Ilmu Maritim “AMI” (STIMAR AMI), Pulo Mas, Jakarta, 10 September 2025.


Kunjungan tersebut berlangsung atas undangan Ketua STIMAR AMI, Capt. Albert Lapian, bersama Ketua Jurusan Teknika, Evri. Pertemuan ini memiliki nuansa khusus karena Capt. Albert Lapian dan Lilin Tua merupakan teman satu angkatan ketika sama-sama menempuh pendidikan di Akademi Ilmu Pelayaran (AIP) Ancol) pada era 1970-an.


Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi dua insan yang telah lama berkecimpung dalam dunia maritim. Diskusi berkembang pada berbagai persoalan aktual pendidikan pelayaran, termasuk kebutuhan melakukan terobosan dalam sistem dan metode pendidikan agar mampu menjawab perubahan cepat yang terjadi di industri maritim.


Menurut Lilin Tua, dunia pendidikan pelayaran tidak dapat hanya berorientasi pada pemenuhan kompetensi konvensional. Perkembangan teknologi, tuntutan keselamatan, digitalisasi, serta agenda dekarbonisasi industri pelayaran menuntut lembaga pendidikan untuk terus menyesuaikan materi dan metode pembelajaran.


Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah bagaimana peserta didik dipersiapkan menghadapi transformasi industri maritim menuju operasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.


“Pendidikan pelayaran harus mampu mengikuti perkembangan industri. Generasi pelaut dan tenaga profesional maritim ke depan harus memahami bukan hanya aspek operasional kapal, tetapi juga perubahan teknologi dan tuntutan lingkungan yang semakin kuat,” menjadi salah satu pokok pemikiran dalam diskusi tersebut.


Berujung pada Kuliah Umum

Pertemuan tersebut kemudian menghasilkan sebuah langkah konkret. STIMAR AMI akan menyelenggarakan Kuliah Umum bagi seluruh calon wisudawan dari tiga program studi sebagai bagian dari pembekalan untuk memperoleh Sertifikat Pendamping Ijazah.


Kuliah umum tersebut menghadirkan Lilin Tua sebagai narasumber dengan tema:


“Menuju Era Maritim Ramah Lingkungan: Integrasi Zero Carbon, GRK, Green Ship, dan Green Port”

 

Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026 dengan durasi empat jam dan bersifat wajib bagi seluruh calon wisudawan dari tiga program studi STIMAR AMI.


Materi yang akan disampaikan diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada calon lulusan mengenai perkembangan industri maritim menuju keberlanjutan, termasuk isu Zero Carbon, Gas Rumah Kaca (GRK), Green Ship, dan Green Port.


Agenda tersebut sekaligus menjadi bentuk respons dunia pendidikan terhadap perubahan paradigma industri pelayaran global yang semakin menempatkan aspek lingkungan dan pengurangan emisi sebagai bagian penting dari kompetensi profesional maritim.


Menjembatani Pendidikan dan Perubahan Industri

Bagi STIMAR AMI, kehadiran praktisi dan pendidik yang memiliki pengalaman panjang di dunia maritim diharapkan dapat memberikan perspektif berbeda kepada para calon lulusan.


Diskusi antara Capt. Albert Lapian dan Lilin Tua juga memperlihatkan bahwa pengalaman panjang para senior maritim masih memiliki relevansi penting dalam menjawab tantangan pendidikan generasi pelaut masa kini.


Pertemuan tersebut menjadi pengingat bahwa perubahan dunia maritim tidak hanya membutuhkan teknologi baru, tetapi juga cara berpikir dan metode pendidikan yang baru.


Dengan demikian, pendidikan pelayaran dituntut tidak berhenti pada pencapaian ijazah dan sertifikat, tetapi harus mampu membentuk sumber daya manusia yang memahami arah perkembangan industri dan siap menghadapi transformasi maritim global. ( AG24)