Pelabuhan Tanjung Priok Alami Penurunan Kunjungan Kapal dan Arus Barang
✕

Kategori Berita

  • Berita Utama
  • Pilihan
  • Marine-Offshore
  • Pelayaran
  • Bisnis
  • Regulasi
  • Ulasan
  • Gallery
  • Profil
  • Marine Engineering
  • Kecelakaan 2018
  • IMO
  • Video
  • Kecelakaan 2019
  • HSE
eMaritim.CoM

Link Menu Atas Seluler

  • Indeks
  • Voice News
  • Ulasan
  • IKPPNI
  • Video
  • eMaritim Apps

Iklan Semua Halaman

Link Menu Atas

  • Home
  • Terkini
  • Pilihan
  • Ulasan
  • Profil
  • Voice News
  • Incident 2020
  • Marine Engineering
  • Video
  • Gallery
  • Marine Offshore
Home › Headline › Perkapalan

Pelabuhan Tanjung Priok Alami Penurunan Kunjungan Kapal dan Arus Barang

Pulo Lasman SimanjuntakPulo Lasman Simanjuntak
07 Maret 2015
18.32.00
komentarKomentar

Jakarta, eMaritim.Com – Selama tahun 2014 Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan pelabuhan tersibuk di Indonesia, mengalami sedikit penurunan. Penurunan mulai dari arus kunjungan kapal, arus barang melalui container maupun arus barang melalui terminal konvensional di Pelabuhan pelabuhan yang berada di Jakarta Utara tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh eMaritim.Com dari Humas PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Tanjung Priok, arus kunjungan kapal selama tahun 2014 mencapai 16.094 kunjungan kapal.

 Hal ini jika dibandingkan dengan 5 tahun terakhir merupakan nilai terkecil. Jika pada 2010 Pelabuhan Tanjung Priok memiliki total 17.457 kunjungan kapal.

 Kemudian pada  2011 mencapai 18.914 kunjungan kapal, hal ini menjadi nilai tertinggi selama 5 tahun terakhir. Lalu pada  2012 mencapai 18.832 kunjungan kapal, sedangkan  2013 mencapai 18.242 kunjungan kapal.

Kemudian dari sisi arus barang melalui container di tahun 2014 mencapai 4,198,703 peti kemas. Jika dibandingkan dengan  2013 yang mencapai 4,650,308 peti kemas, kurang lebih di tahun 2014 berkurang 450 ribu peti kemas. Tahun 2013 menjadi pencapaian tertinggi dalam 5 tahun terakhir karena di tahun 2010 mencapai 3,377,448 peti kemas, lalu di tahun 2011 mencapai 4,192,821 peti kemas dan di tahun 2012 mencapai 4,639,710 peti kemas.

Selanjutnya, arus barang melalui terminal konvensional terbagi menjadi 2, yaitu melalui packing trade conventional terminal dan trade conventional terminal. Namun di kedua sisi tersebut di tahun 2013  tetap lebih besar dibandingkan dengan tahun 2014.

 Untuk yang melalui  packing trade conventional terminal di tahun 2014 mencapai 20,745,041 Ton sedangkan di tahun sebelumnya mencapai 22,538,134 Ton. Sedangkan yang ,melalui trade conventional terminal di tahun 2014 mencapai 45,659,863 Ton, berkurang lebih dari 12 juta Ton jika dibandingkan yang mencapai 58,428,301 Ton. (sonny listyanto)
sumber foto : kontan


Jakarta, eMaritim.Com – Selama tahun 2014 Pelabuhan Tanjung Priok yang merupakan pelabuhan tersibuk di Indonesia, mengalami sedikit penurunan. Penurunan mulai dari arus kunjungan kapal, arus barang melalui container maupun arus barang melalui terminal konvensional di Pelabuhan pelabuhan yang berada di Jakarta Utara tersebut.




#Headline #Perkapalan
Bagikan berita ini ke yang lain
komentarKomentar
symptom checker
RSS Feed Widget

Iklan Semua Halaman

REGULASI PELAYARAN

REGULASI PELAYARAN

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Iklan Halaman Posting

eMaritim

eMaritim
eMaritim

Follow Us

Link Bawah

  • About
  • Redaksi
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Terms Of Use
  • Pedoman Siber
  • Info Iklan
  • Langganan
Copyright © eMaritim.CoM :: created by AG24 Team
  • 7 Hari
  • 30 hari
  • Semua