Kapal LCT Sarwaguna 5 Tenggelam,1 Nahkoda Masih Dicari

Iklan Semua Halaman

ADS

Kapal LCT Sarwaguna 5 Tenggelam,1 Nahkoda Masih Dicari

Senin, 24 Juni 2019
Kaltim, eMaritim.com – Peristiwa tenggelamnya Kapal Landing Craft Tank (LCT) Sarwaguna 5 sampai saat ini masih mencari keberadaan seorang nahkoda yang bernama Amansyah, tim SAR gabungan masih terus menyisir wilayah kejadian dengan menggunakan kapal TugBoat.

Kapal yang membawa muatan batu koral itu diduga mengalami lambung bocor, LCT berangkat dari wilayah Lempake menuju Gunung Tabur. Di tengah perjalanan, LCT dihantam gelombang tinggi, terbalik dan kemudian tenggelam.

"Ada 4 kru di atas kapal. Di muara laut menuju Gunung Tabur, ada gelombang 1,5 meter hingga 2 meter. Iya, LCT terbalik," kata petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Redeb, Fatah, ditemui wartawan, Senin (24/6).

Tiga ABK masing-masing Edo Purnomo, M Yahya dan Dadan Suparman, berhasil diselamatkan tugboat Prima Star 17 yang melintas di perairan yang sama. "Nakhoda LCT atas nama Amansyah belum ditemukan," ujar Fatah.

"Dua dari 3 ABK sudah dievakuasi dan pulang ke keluarganya masing-masing. Kalau 1 orang lagi, masih diperlukan keterangannya untuk membantu proses pencarian," tambah Fatah.

Kapal tersebut diketahui milik perusahaan PT Sinar Pagi. Dari data diperoleh KUPP Tanjung Redeb, LCT itu berkapasitas muatan maksimal 300 ton. Fatah enggan berandai-andai LCT itu kelebihan muatan.

"Kan dokumennya di dalam kapal. Masih kita cari informasi berapa muatan LCT saat berlayar memuat batu koral. Yang jelas, nakhoda masih dalam pencarian sekarang ini," kata Fatah. (*/hp)