Pemeriksaan Kapal Di Sepanjang Sungai Mahakam, Klarifikasi Ketua KPI Samarinda

Iklan Semua Halaman

Pemeriksaan Kapal Di Sepanjang Sungai Mahakam, Klarifikasi Ketua KPI Samarinda

Jumat, 29 November 2019

Berkaitan dengan pemberitaan yang di upload di media online  e-maritim.com pada tanggal 25 November 2019 mengenai masih maraknya pungli di sepanjang sungai Mahakam khususnya dari Jembatan Mahulu hingga muara Berau yang dilakukan oleh oknum petugas. Beberapa anggota  Polair Polda Kalimantan Timur segera mengambil langkah cepat dengan melakukan pertemuan dengan Ketua Kesatuan Pelaut Indonesia Samarinda untuk meminta klarifikasi atas pemberitaan tersebut.

Tindakan ini sangat di Apresiasi oleh Saudara Amrullah yang dalam pertemuan ditemani oleh salah seorang Nakhoda Kapal yang menjadi Anggota Kesatuan Pelaut Indonesia Samarinda.

Bahwasahnya terkait pemberitaan tersebut sebenarnya bukan ditujukan kepada petugas yang berwenang di Perairan melainkan lebih kepada adanya Oknum Sipil yang tidak berwenang di perairan yang mengatasnamakan  dan beratribut Polri, TNI dan Instansi Terkait.

Masalah pemeriksaan kapal yang dilaksanakan oleh petugas dari KPLP, Polair dan Angkatan Laut di sepanjang perairan sungai Mahakam saudara Amrullah menyatakan sangat mendukung karena hal tersebut dapat membantu para pelaut untuk menjadi lebih bertanggungjawab dalam melaksanakan profesinya.

Hingga saat ini hasil pemeriksaan kapal oleh para petugas, pelanggaran yang paling sering dan banyak ditemukan adalah tidak sesuainya jumlah Crew yang berada diatas kapal dengan daftar Crew List yang diterbitkan oleh pihak KSOP.

Namun demikian terkait pemberitaan yang telah di upload  e-maritim pada tanggal 25 nopember 2019 tersebut selaku Ketua Kesatuan Pelaut Indonesia Samarinda dan yang mewakili organisasi, Amrullah sangat berharap kepada petugas yang berwenang, dimana Instansinya telah disebutkan dalam pemberitaan sebelumnya agar dapat menindaklanjuti serta melakukan pencegahan dan penindakan terhadap oknum-oknum sipil yang mengatasnamakan dan memakai atribut Polri, TNI dan KPLP. Terlebih lagi kiranya juga dapat melakukan pencegahan dan penindakan terhadap petugas atau aparat yang tidak ada kewenangannya sama sekali di wilayah Perairan sungai Mahakam.

Dalam pertemuan dengan pihak Polair Polda Kaltim, tak lupa Saudara Amrullah baik secara Pribadi dan selaku Ketua Kesatuan Pelaut Indonesia Samarinda menyampaikan permohonan maaf kepada instansi-instansi yang telah disebutkan dalam pemberitaan sebelumnya, semoga dengan adanya pemberitaan sebelumnya saya berharap adanya perhatian khusus dari pihak yang berwenang. Demi terselenggaranya Kenyamanan dan Keselamatan Pelayaran.

Selanjutnya dia juga mengharapkan agar Pihak Polair dapat menyediakan Call Center yang setiap saat dapat dihubungi oleh para Nakhoda dan ABK untuk melaporkan atau memberikan informasi terkait hal ini.(jan)