KPLP Pastikan Protokol Kesehatan Tetap Diterapkan di Pelabuhan

Iklan Semua Halaman

KPLP Pastikan Protokol Kesehatan Tetap Diterapkan di Pelabuhan

Thursday, May 28, 2020
Jakarta, eMaritim.com - Dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, penerapan protokol kesehatan sangat penting untuk selalu diterapkan, khususnya pada moda transportasi. Penerapan protokol kesehatan di simpul-simpul transportasi diyakini dapat membantu menekan dan mencegah penyebaran Covid-19.

Guna memastikan protokol kesehatan tetap konsisten dilaksanakan pada moda transportasi laut, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan Ahmad melakukan tinjauan lapangan ke Pelabuhan Jangkar, Jawa Timur.

Hal ini Ia lakukan bersamaan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi dalam rangka pemantauan pengendalian Angkutan Laut lebaran tahun 2020 dalam rangka percepatan penanganan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Alhamdulillah hasil monitoring yang kami laksanakan sejauh ini sudah berjalan dengan baik, yakni petugas tetap melakukan pengecekan rutin terhadap penumpang ferry, baik dari Pelabuhan Jangkar tujuan Pulau Raas maupun Sapudi Kalianget oleh petugas KKP dan Puskesmas Jangkar," ujar Ahmad di Jakarta, Rabu (27/5).

Dirinya mengatakan tujuan dilakukannya monitoring dan evaluasi ini untuk memastikan sejauh mana penerapan protokoler kebijakan Pemerintah dalam penanganan Covid-19 terutama pada layanan pengendalian transportasi laut.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan Capt. Miftahul Hadi yang turut hadir menjelaskan mekanisme pelayanan transportasi laut dengan kapal Ferry dan pelayanan Pos Pengamanan Ketupat Semeru 2020 serta Pos Check Point Covid-19 di Pelabuhan Jangkar.

"Setiap penumpang yang masuk kepelabuhan jangkar dan menyeberang ke kepulauan madura (Sapudi Raas) dilakukan pemeriksaan medis baik dari UPT Puskesmas maupun pihak KKP Probolinggo di Panarukan, baik cek tensi, suhu, serta diberikan surat keterangan sehat bagi setiap calon penumpang bagi yang sudah dinyatakan sehat dan berlaku 7 hari yang dikeluarkan oleh UPT Luskesmas dan dilegalkan oleh KKP probolinggo di Panarukan," ujar Miftahul. "Khusus penumpang yang berasal dari Bali biasanya sudah memegang surat keterangan sehat dari Bali," tambah dia.

Selain itu, Ahmad juga berkesempatan mengunjungi proyek Dermaga Baru di Pelabuhan Jangkar. Dalam kunjungan tersebut, Ia juga didampingi oleh Kadishub Kab. Situbondo Tulus Priatmadji, Perwakilan KKP Probolinggo dr. Irwan dan dr. Yuni, Kapolsek Jangkar IPTU Sadali, perwakilan Koramil Jangkar Serma Gunawan, Perwakilan TNI AL Jangkar, perwakilan Satpol Airud Polres Situbondo, Koordinator Wilker Syahbandar Jangkar Antonius, Koordinator Pelabuhan UPTD Jangkar, Satpol PP, UPT. Puskesmas Jangkar dan perwakilan BPBD Kab. Situbondo.

Pada kesempatan yang lain, Ahmad juga melakukan tinjauan lapangan ke Pelabuhan Kalianget Madura. Hal tersebut dilakukan juga dalam rangka memastikan penerapan protokol kesehatan di pelabuhan tersebut. "Saya menghimbau kepada seluruh petugas untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan di setiap pelabuhan bersama-sama dengan stakeholder terkait. Hal ini merupakan ikhtiar kita dalam rangka membantu pencegahan penyebaran Covid-19. Tetap jaga kesehatan dan tetap semangat," tutup Ahmad.