IKPPNI Melangkah Pasti dan Pasti Melangkah Berkarya Bahari Untuk NKRI

Iklan Semua Halaman

IKPPNI Melangkah Pasti dan Pasti Melangkah Berkarya Bahari Untuk NKRI

Wednesday, March 23, 2022


Acara pengukuhan dan pelantikan pengurus organisasi profesi IKPPNI (Ikatan Korps Perwira Pelayaran Niaga Indonesia) periode 2022-2027 berjalan lancar pada tanggal 18 Maret 2022 di hotel Urban 101 Kelapa Gading, Jakarta.


Para pengurus terpilih yang terdiri dari 20 alumni sekolah-sekolah tinggi pelayaran dikukuhkan oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan bapak H. AHMAD WAHID, S.T., M.T. M.Mar.E., mewakili pemerintah.

Dalam sambutannya, Dirkapel menyampaikan beberapa catatan yang cukup menarik dan tentunya sangat menggembirakan atas dukungan pemerintah akan keberadaan organisasi profesi tenaga ahli bidang maritim niaga. Catatan tersebut adalah:

1. Keberadaan organisasi profesi ini sudah sah menjadi rumah profesi dan memenuhi persyaratan peraturan UU no.12 tahun 2012 tentang pendidikan tinggi.

2. Wadah dalam organisasi profesi yang ada, diharapkan dapat bekerjasama mendukung pemerintah untuk menjaga profesionalisme pelaut Indonesia.

3. Rumah profesi yang menjadi wadah praktisi tenaga ahli maritim niaga hendaknya dalam berkontribusi yang positif dan proaktif menjaga kode etik profesi.

4. Pihak Dirkapel Kementerian Perhubungan senantiasa mendorong agar terjadi akselerasi terwujudnya organisasi profesi
kepelautan indonesia sesuai peraturan perundangan yang berlaku, sebagai norma lex specialis yang menjadi rujukan dalam pembangunan SDM kepelautan yang komprehensif dan tercapainya penyelenggaraan kegiatan berusaha dibidang kepelautan.

5. Kode etik profesi pelaut diharapkan dapat menjadi acuan cerminan perilaku profesi itu sendiri, sehingga harus dikawal secara berkesinambungan dengan komitmen tinggi. Pengawalan dimaksud adalah dengan dibentuknya dewan kehormatan kode etik profesi yang bersifat independen agar dapat bersikap objektif, transparan dan akuntabel. Dewan kehormatan ini harus diisi oleh pelaut profesional yang berkompeten, berpengalaman dan memiliki integritas dalam rekam jejak yang kredibel serta mumpuni pada kualifikasi kompetensi yang tertinggi dalam bidangnya.

6. Jumlah pelaut yang telah memiliki kompetensi pelaut dan siap untuk berkiprah di pasar nasional maupun internasional berjumlah 1.016.738 orang. Jumlah yang besar tersebut menjadi potensi Indonesia dalam rangka memiliki SDM pelaut sehingga peran pelaut sebagai pekerja kunci (keyworker) dapat mendukung sejalan melalui pemenuhan kesesuaian terhadap konvensi international convention on standard of training certification and watchkeeping for seafarer (stcw 1978) serta Maritime Labour Convention (MLC 2006).


Aspirasi tersebut sudah disampaikan IKPPNI seperti dalam tautan dibawah ini:
https://www.emaritim.com/2022/03/pentingnya-mewujudkan-peraturan.html



Sementara itu Capt. Dwiyono Soeyono memberikan pesan dan harapan bagi pengurus terpilih sebagai berikut;
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masa jabatan periode 2022 – 2027 banyak tantangan dan hambatan yang mungkin akan dihadapi diantaranya pergeseran teknologi informasi dan komunikasi pada revolusi 
industry 4.0 seperti pengembangan autonomous ship serta dampak pandemic covid-19 terhadap perubahan 
kehidupan sosial masyarakat, untuk itu dibutuhkan peran aktif untuk mendukung program pemerintah dalam menjalin kerjasama dan komunikasi yang baik guna membangun profesionalisme profesi pelaut Indonesia harus diiringi penyesuaian pola kerja, pola pikir dan pola budaya melayani dengan ketulusan dan keikhlasan tanpa pamrih,
menjaga persatuan dan kesatuan demi kemajuan pelaut indonesia dimata dunia internasional. Hal itu merupakan satu tantangan yang harus dihadapi, namun semangat yang sudah tertanam adalah:
IKPPNI MELANGKAH PASTI DAN PASTI MELANGKAH BERKARYA BAHARI UNTUK NKRI.

Selamat bertugas para relawan pengurus IKPPNI dengan PROKARTA-KIRJA (Program Karya Nyata – Berfikir 
dan Bekerja) bagi bahari NKRI.