Mesir Umumkan Comeback Pelayaran Besar: Maersk Resmi Kembali Lewat Terusan Suez

Iklan Semua Halaman

Mesir Umumkan Comeback Pelayaran Besar: Maersk Resmi Kembali Lewat Terusan Suez

Ananta Gultom
29 November 2025


CAIROPemerintah Mesir, melalui SCA, secara resmi mengumumkan bahwa sejumlah perusahaan pelayaran besar — termasuk Maersk — mulai kembali melakukan transit melalui Terusan Suez mulai awal Desember 2025, di tengah membaiknya situasi keamanan di kawasan Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb. Pengumuman ini disampaikan dalam konferensi pers bersama antara Ketua SCA, Osama Rabie, dan CEO Maersk, Vincent Clerc, bersamaan dengan penandatanganan kemitraan strategis antara kedua belah pihak.


Menurut data yang dipaparkan, Mesir mencatat pemulihan signifikan dalam lalu lintas pelayaran: pada Oktober 2025 misalnya tercatat 1.136 kapal transit dengan total bongkar muat 47,1 juta ton — meningkat dibanding periode sama tahun sebelumnya — dan pada November diproyeksikan 1.156 kapal dengan 48,5 juta ton. Sebelum krisis kemarin, Maersk sendiri tercatat sempat melakukan 1.158 transit melalui kanal ini pada tahun 2023, dengan total muatan sekitar 127 juta ton.


Langkah awal pemulihan ini dianggap sangat strategis bagi ketahanan rantai pasokan global. SCA dan Maersk menyebut kemitraan ini sebagai “landasan kerja sama baru” — tidak hanya untuk mengembalikan arus kontainer, tetapi juga memperluas kerja sama di bidang logistik, layanan maritim, dan pengembangan pelabuhan serta infrastruktur terkait.


Bagi industri pelayaran dunia, keputusan ini berarti kembalinya salah satu rute pelayaran paling efisien dan vital: dari Asia ke Eropa melalui Terusan Suez — menggantikan rute memutar melewati Tanjung Harapan yang jauh lebih panjang. Jika stabilitas kawasan terus berlanjut, pemulihan penuh lalu lintas melalui Terusan Suez dapat menurunkan biaya logistik global dan mempercepat arus perdagangan.

***Dilansir dari: EgyptToday, SuezCanalAuthority