KM Sabuk Nusantara 43
Kapal laut adalah kendaraan transportasi massal sebagian besar penduduk Indonesia yang tinggal di kepulauan, terutama di bagian timur Indonesia. Untuk penduduk di Nusa Tenggara Timur, bepergian antar pulau pilihan utamanya sudah pasti kapal laut karena harga dan jangkauan kapal yang bisa mengunjungi ke pulau pulau kecil yang tidak memiliki bandara.
Kapal Sabuk Nusantara 43 yang melayani rute Waingapu - Larantuka, dan singgah di Salura, Batutua, Kupang, Sabu, Raijua, Wulandoni sebelum sampai di Larantuka dalam hitungan rata- rata setahun bisa membantu menyeberangkan penduduk NTT sebanyak 25.000 - 30.000 dengan tarif yang super murah. Jika bepergian dari Waingapu ke Larantuka lewat Maumere menggunakan pesawat, harga tiket berkisar Rp.2.300.000 sementara menumpang kapal bantuan pemerintah ini tarifnya hanya Rp.70.000 dengan ruangan ber AC dan tempat tidur untuk tiap orangnya. Hanya saja kapal memang harus singgah di beberapa pelabuhan sehingga waktu tempuh terjauh bisa memakan waktu 4 hari dimana setiap singgah kapal sandar 12 - 14 jam untuk melayani kepentingan masyarakat.
Saat mengunjungi kapal tersebut, dimana penulis sudah 3 tahun membantu pekerjaan dockingnya, Nakhoda Capt Muhammad Ali, Chief Officer Mochammad Ghofur dan KKM Nanang Mijiyanto turut menemani dan bercerita banyak hal. Termasuk terbatasnya waktu pelayanan kepada masyarakat yang hanya 10 bulan dalam setahun karena sisanya digunakan untuk persiapan dan pekerjaan docking di galangan




Tidak ada komentar:
Komentar yang bijaksana dan bertanggung jawab sesuai dengan yang diatur dalam UU ITE.
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Komentator.