Dua Kapal Dagang Diserang Drone di Laut Hitam, Satu Tenggelam dan 10 Awak Hilang

Iklan Semua Halaman

Dua Kapal Dagang Diserang Drone di Laut Hitam, Satu Tenggelam dan 10 Awak Hilang

Ananta Gultom
09 Oktober 2026


๐ŸŽง Voice News eMaritim.com
ALFA WATAN berbendera Togo sebelum serangan


LAUT HITAM — Dunia pelayaran kembali menghadapi ancaman serius setelah dua kapal dagang diserang drone di Zona Ekonomi Eksklusif Bulgaria di Laut Hitam pada 6 Oktober 2026.

 

Serangan tersebut mengenai kapal kargo ALFA WATAN berbendera Togo dan ABLE berbendera Palau. ALFA WATAN mengalami kerusakan berat dan akhirnya tenggelam, sementara ABLE mengalami kebakaran setelah terkena serangan.

 

Yang paling mengkhawatirkan adalah nasib awak ALFA WATAN. Sebanyak 10 awak kapal dilaporkan masih hilang setelah kapal tenggelam. Operasi pencarian yang dilakukan otoritas Bulgaria kemudian dihentikan setelah tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan mereka.

 

18 Awak ABLE Berhasil Dievakuasi

Berbeda dengan ALFA WATAN, seluruh 18 awak ABLE berhasil dievakuasi setelah kapal terbakar. Mereka diselamatkan oleh kapal Bulgaria yang datang memberikan bantuan.

 

Dua awak mengalami luka serius dan kemudian mendapatkan penanganan medis di Varna.

 

Peristiwa ini menunjukkan bagaimana serangan terhadap kapal niaga dapat berubah dalam hitungan menit menjadi keadaan darurat yang membutuhkan respons Search and Rescue (SAR).

 

Serangan Melibatkan Drone Udara dan Drone Laut

Menurut pejabat Bulgaria, serangan terhadap kedua kapal melibatkan kombinasi drone udara dan drone laut.

 

Lokasi serangan berada sekitar 70 mil laut dari pantai Bulgaria, di wilayah yang merupakan bagian dari Zona Ekonomi Eksklusif negara tersebut.

 

Sumber serangan masih dalam penyelidikan. Presiden Ukraina menuduh Rusia bertanggung jawab, tetapi tuduhan tersebut belum dapat dipastikan secara independen. Rusia juga membantah keterlibatan.

 

Karena itu, hingga penyelidikan menghasilkan bukti yang lebih kuat, identitas pelaku masih harus diperlakukan sebagai belum terkonfirmasi.

 

Ancaman Baru bagi Keselamatan Pelayaran

Serangan terhadap kapal dagang di Laut Hitam menunjukkan bahwa risiko yang dihadapi pelaut tidak lagi hanya berasal dari badai, kerusakan mesin, kesalahan navigasi atau kecelakaan pelayaran.

 

Konflik bersenjata dan penggunaan drone kini menjadi bagian dari ancaman terhadap keselamatan kapal niaga.

 

Bagi perusahaan pelayaran, kondisi seperti ini dapat meningkatkan risiko operasi, biaya asuransi, kebutuhan pengamanan kapal dan kemungkinan gangguan terhadap rute perdagangan internasional.

 

Pelaut Kembali Menjadi Pihak yang Paling Rentan

Di tengah konflik geopolitik, awak kapal tetap menjalankan pekerjaan mereka untuk mengangkut barang dan menjaga rantai pasok dunia.

 

Kasus ALFA WATAN kembali memperlihatkan bahwa pelaut dapat menjadi korban langsung ketika kapal sipil berada di kawasan konflik atau wilayah dengan tingkat ancaman keamanan tinggi.

 

Keselamatan pelaut seharusnya menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan keamanan maritim.

 

Investigasi Diminta

Suriah telah meminta International Maritime Organization (IMO) dan Bulgaria melakukan penyelidikan independen terhadap tenggelamnya ALFA WATAN.

 

Pemerintah Suriah juga meminta agar seluruh teknologi yang tersedia digunakan untuk mencari awak kapal yang hilang serta memeriksa bangkai kapal guna mengetahui penyebab dan kronologi kejadian secara lebih lengkap.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap kapal niaga dan pelaut semakin penting ketika konflik bersenjata mulai mendekati jalur perdagangan internasional.

 

Keselamatan Pelaut Harus Menjadi Prioritas

Serangan drone terhadap kapal sipil di Laut Hitam kembali memperlihatkan betapa rentannya pelaut ketika jalur perdagangan dunia bersinggungan dengan konflik bersenjata.

 

Bagi dunia pelayaran, keselamatan kapal dan awak harus tetap menjadi perhatian utama. Setiap perkembangan yang meningkatkan risiko terhadap kapal niaga perlu mendapat perhatian serius dari operator kapal, negara pantai, otoritas pelabuhan dan organisasi maritim internasional.

 

eMaritim.com — Maritime Experts Speak


Sumber berita utama

  1. Reuters — 6 Oktober 2026
    Drone sinks ship off Bulgaria, as fears grow about hybrid attacks by Russia — sumber utama untuk kronologi serangan terhadap ALFA WATAN dan ABLE, lokasi kejadian, serta isu siapa yang diduga bertanggung jawab. Reuters

  2. Reuters — 8 Oktober 2026
    Syria calls for independent probe into sinking of ship in Black Sea — perkembangan terbaru mengenai 10 awak ALFA WATAN yang masih hilang dan permintaan investigasi independen. Reuters

  3. BTA (Bulgarian News Agency) — 6 Oktober 2026
    Drone Attack on Two Merchant Ships in Bulgaria’s Exclusive Economic Zone Prompts President to Convene Security Council — sumber resmi Bulgaria mengenai serangan, ALFA WATAN, ABLE, dan evakuasi 18 awak ABLE. BTA

  4. Associated Press — 6 Oktober 2026
    Bulgaria's leader says drone attack hits 2 commercial vessels, and Ukraine's president blames Russia — sumber pembanding untuk kronologi, korban dan respons pemerintah Bulgaria.