![]() |
| sumber foto: Antara |
Pemerintah Indonesia berhasil memulangkan empat awak kapal tanker MT Honour 25 yang menjadi korban pembajakan dan penyanderaan di perairan Hafun, Somalia, sejak 21 April 2026.
Keempat pelaut tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada 6 Oktober 2026, setelah menjalani penyanderaan selama hampir enam bulan.
Mereka adalah Ashari Samadikun selaku nakhoda, Wahudinanto sebagai Chief Officer, Adi Faizal sebagai Third Officer, dan Fiki Mutakin sebagai Able-Bodied Seaman.
Pemulangan ini merupakan hasil koordinasi Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, perwakilan diplomatik Indonesia, perusahaan pengawakan, serta keluarga para pelaut.
Selama masa penyanderaan, pemerintah juga mengupayakan pemenuhan hak awak kapal, termasuk gaji, pasokan logistik, air tawar, serta pemantauan kondisi kesehatan mereka.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan risiko keamanan yang dihadapi pelaut Indonesia ketika bekerja di wilayah rawan perompakan internasional.
Sumber berita:




Tidak ada komentar:
Komentar yang bijaksana dan bertanggung jawab sesuai dengan yang diatur dalam UU ITE.
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Komentator.