![]() |
| mv cape dao |
Ketegangan di Selat Hormuz kembali mengancam keselamatan pelayaran internasional. Dua kapal niaga dilaporkan tenggelam dalam insiden terpisah di tengah meningkatnya serangan terhadap kapal komersial.
![]() |
| mv gfs pride |
Kapal kontainer berbendera Singapura, GFS Pride, tenggelam setelah terkena proyektil dan mengalami kebakaran pada 13 Oktober. Seluruh 21 awak berhasil dievakuasi dengan selamat.
Sementara itu, kapal kargo curah Cape Dao, berbendera Antigua dan Barbuda, juga dilaporkan tenggelam setelah sebelumnya terkena proyektil pada 23 September. Insiden tersebut menewaskan seorang awak kapal.
Rangkaian kejadian ini meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan jalur pelayaran Selat Hormuz, yang merupakan salah satu koridor penting bagi perdagangan minyak dan gas dunia.
Bagi industri pelayaran, situasi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan awak, penilaian risiko pelayaran, dan kesiapan menghadapi keadaan darurat harus menjadi prioritas utama.
Sumber berita: Reuters, 14 Oktober 2026





Tidak ada komentar:
Komentar yang bijaksana dan bertanggung jawab sesuai dengan yang diatur dalam UU ITE.
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Komentator.