Nakhoda kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz dilaporkan ditawari bayaran hingga 100 ribu dolar Amerika Serikat per bulan, ditambah bonus 50 ribu dolar untuk setiap pelayaran.
Tawaran luar biasa ini muncul di tengah meningkatnya ancaman serangan rudal dan drone terhadap kapal-kapal niaga di kawasan Teluk Persia.
Menurut laporan media internasional pada Oktober 2026, awak kapal lainnya juga berpeluang memperoleh bayaran beberapa kali lipat dari gaji normal mereka untuk menjalani pelayaran berisiko tinggi tersebut.
Selat Hormuz merupakan jalur strategis perdagangan minyak dunia. Namun, meningkatnya ancaman keamanan telah menambah risiko bagi pelaut sekaligus mendorong kenaikan biaya pengangkutan dan asuransi kapal.
Situasi ini kembali menegaskan bahwa di balik kompensasi yang fantastis, para pelaut menghadapi risiko nyata terhadap keselamatan jiwa ketika menjalankan tugas di wilayah konflik.
Sumber: Al Jazeera — The Hormuz Bonus: Sailor Salaries Soar for Transits Amid Iran War dan ABC News — Shipping Companies Offering Captains US$100K a Month to Transit Strait of Hormuz




Tidak ada komentar:
Komentar yang bijaksana dan bertanggung jawab sesuai dengan yang diatur dalam UU ITE.
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Komentator.